Aspal Retak-Retak Pekerjaan CV. Kurnia Agung Sejahtera Proyek Milik PU Kota Batam Tahun 2016

 

Batam. Ovumnews.com–Begilah bentuk proyek milik PU Kota Batam Propinsi Kepri ,Proyek Peningkatan Jalan Kavlin Batuaji Baru yang di kerjakan oleh CV.Kurnia Agung Sejahtera dengan RP.2.311.119.239.00 yang bersumber dana APBD Tahun 2016 di duga tidak sesuai Spesifikasi.

Paket pekerjaan,Peningkatan jalan kavling Batuaji baru Sei langkai .Nomor Kontrak.620/APBD-BTM/PJJ-DAKR IV/KBAB/VIII/45/2016 Tgl.Kontrak.23 Agustus 2016 Pelakasana. CV.Kurnia Agung Sejahtera Masa pelaksanaan.120 hari kalender Konsultan pengawas.PT.Asterix Anugrah

Hasil infestigasi Ovumnews.com dilapangan 13/01/17 terlihat belasan titik retak-retak sepanjang jalan tersebut yang baru siap di aspal baru satu bulan siap dilaksanakan /bukan itu saja dikala hari hujan jalan tersebut tergenang air dan jalan diaspal tidak merata.

Proyek yang dilaksanakan oleh CV.Kurnia Agung Sejahtera ini, selain diduga melakukan pengurangan volume pekerjaan, didalam metoda pelaksanaan juga terindikasi melanggar spesifikasi teknis dan dokumen bestek.

Pasalnya, perencanaan tentunya telah menghitung semua resiko yang akan mengakibatkan proyek tersebut mengalami kehancuran. Namun, baru hitungan hari pekerjaan tersebut telah meleset dari perencanaan.Artinya, rekanan terindikasi kuat tidak bekerja sesuai dengan spesifikasi teknis dan dokumen bestek

Mirwan Mangsong Mantan RT Rw 6/7 selaku masyarakat sabtu 14/01/2017 mengatakan kepada Ovumnews.com bahwa mereka merasa kecewa dengan hasil proyek pembangunan jalan sepanjang jalan menuju Jalan Kavlin Batuaji Baru kel.sungai langkai Rw 6/7 masa proyek baru siap sudah banyak kelihatan retak-retak, kita tentu hanya dapat melihat, serta menerima keberadaan hasil proyek ini.

Dikomfirmasikan kepada Robeg Simanjuntak selaku pelaksana sabtu 14/01/17 nantik saya cek Selanjutnya dikomfirmasikan kepada DPRD Kota Batam Amitas Tambunan 14/01/17 kita akan turun kelapangan dan kita cet proyek itu,dan proyek tersebut tentu telah diserah terrimakan

Irwansyah ketua LSM LIRAM yang dikonfirmasi media ini Minggu (15/01/17 menanggapi dengan tegas. Dikatakan, retaknya permukaan jalan yang dikerjakan oleh CV.Kurnia Agung Sejahtera tentu dipertanyakan,retaknya jalan tersebut tidak lepas dari pengawasan pemilik proyek itu.

Pekerjaan itu harus diperbaiki secepatnya, karena masih dalam pemeliharaan, kalau tidak segera diperbaiki maka retaknya akan segera melebar. Keretakan pada hasil pekerjaan tersebut tak terlepas dari kurangnya fungsi pengawasan yang dilaksanakan oleh pemilik proyek atau konsultan pengawas,”katanya.

Maka dari itu, kita dari LSM LIRAM meminta segera penegak BPKP untuk menelusuri hasil pekerjaan proyek tersebut, karena kita menduga adanya dugaan kongkalingkong antara pengawas dan kontraktor pelaksana.ovn03.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *