BAPAN Sumbar Sorot , PT Statika Mitra Sarana ,Aspal Jalan Khatib Sulaiman di Hari Hujan

 

Sumbar.Ovumnews.com–Proyek peningkatan Jalan Khatib Sulaiman pengaspalan jalan Katib sulaiman kota Padang yang dikerjakan oleh PT Statika Mitra Sarana , memakai Konsultan pengawas (supervisi) Cv. Jasa Reka Mandiri Consultant, pengaspalan dilakukan saat kondisi hujan deras. pengaspalan dalam kondisi hujan tidak dibenarkan dan diizinkan. Sebab bisa berpengaruh kepada kualitas dan ketahanan.

Proyek berasal dari dana APBD Kota Padang TA.2018  sebesar Rp7.705.063.000 , Dengan Nomor kontrak 038/KONT-BM/DAK/DPUPR/2018.Tanggal Kontrak 7 Mei 2018. Waktu Pelaksana,180 hari kalender.terdiri dari sembilan item pekerjaan, diantaranya, Umum, Pekerjaan Tanah, Pekerasan Berbutir, perkerasan Aspal, Struktur, Pengembalian Kondisi dan Pekerjaan Minor dan Pekerjaan Harian.dengan  jalan sepanjang 2,6 kilometer.

Dengan realisasi pekerjaan galian tanah, lokasi pekerjaan dari simpang DPRD Sumbar sampai ke Simpang  jalan Jhony Anwar Lapai.

Awalnya,pada pekerjaan tanah galian itu, diduga kedalamannya tidak sesuai dengan spek yang ada, namun untuk menutupinya PT. SMS langsung masuk pada tahap pekerjaan berikutnya, yakni pekerjaan perkeras berbutir dengan menghampar agregat Kelas B

Penghamparan” (menumpahkan hotmix di permukaan jalan) dikhawatirkan genangan air di permukaan badan jalan yang akan diaspal akan mengurangi daya lekat antara aspal lama dengan yang baru ataupun antara pondasi agregat dengan aspal

Namun, ada situasi dimana ketika hotmix sudah tuntas dihamparkan dan sedang dalam proses pemadatan kemudian turun hujan, maka proses pemadatan harus dituntaskan sampai jumlah passing” (lintasan dari alat pemadat roda baja dan roda karet/PTR) terpenuhi sesuai ketentuan.

Dalam pengerjaan jalan nanti tidak memenuhi spesifikasi melalui uji mutu maka konsultan supervisi dan PPK dapat menolak (merejeck) pengerjaan sekaligus menolak pembayaran pekerjaan dimaksud.

Temuan dilapangan saat TIM  (BAPAN )  Sumbar Syafrigon  melakukan investigasi sore jam 16,30 wib 05/09 Lansung saya turun dari mobil saat hujan tengah deras itu, saya protes ke pekerja, saya hanya laksanakan perintah pak,yang lebih jelasnya tanya pihak Pt Statika pak dia bisa jelaskan sama bapak ,saya hanya pekerja pak.

Saking derasnya hujan,  saat protes pakaian yang Dia gunakan basah kuyup dan tampak drenase jalan digenangi air namun proses pengaspalan tetap dilanjutkan pihak proyek.

Yang lebih patalnya,aspal tersebut telah beku sebab sudah dinggin suhunya,

Menurutnya hal Ini sudah tidak benar lagi, pasalnya kualitas jalan akan tidak bagus dan sudah tentu masyarakat akan dirugikan. “Ini jalan utama masuk untuk Kota Sumatra Barat kok pengerjaannya seperti itu.

Meminta pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebagai pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan jalan tersebut untuk melakukan pengawasan..

Saya selaku perpanjangan tangan masyarakat minta kepala PPK turun kelapangan mengabil sampel aspal yang telah dihamparkan tersebut dan kita punya bukti foto waktu pelaksana sedang bekerja dilapangan watu hari hujan tersebut.

Dia juga mendesak, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk ikut mengawasi, sebab jalan itu nanti akan digunakan masyarakat untuk jangka waktu yang cukup lama. jangan berdiam diri saja lihatlah apa yang terjadi dilapangan.  Ini sudah tidak betul lagi,” kesalnya.

Dikonfirmasi kepada direktur Utama PT Statika Mitra Sarana Suwinto diminta penjelasanya,terkait pengaspalan dihari hujan tersebut ,itu adalah hal yang biasa,dan mohon berita ini tidak dipublikasikan dengan jawab enteng.Red  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *