Bedah Proyek, Pembangunan Dianggarkan Tahun 2014 ,Terancam Tak Selesai

 

Padang,Ovumnews.Com– Sejumlah proyek pembangunan yang dianggarkan tahun 2014 terancam tak selesai. Proyek-proyek itu terancam terbengkalai, sehingga menjadi bangunan mubazir yang menghabiskan uang negara.
Terbengkalainya proyek di penghujung tahun ini menjadi pokok pembahasan Bedah Editorial Harian Singgalang yang ditayangkan secara langsung di TVRI Sumbar, Senin (29/12). Tema tersebut dibedah oleh Redaktur Singgalang, A.R. Rizal didampingi penyiar TVRI Sumbar, Okki Satriawan Putra.
Proyek-proyek fisik yang tak selesai di penghujung tahun menurut Rizal disebabkan banyak hal. Rata-rata disebabkan karena proses perencanaan proyek yang sudah bermasalah.
Mulai dari perencanaan, studi kelayakan, hingga penunjukkan kontraktor pelaksana, semua sudah bermasa lah. Inilah yang menyebab kan proyek-proyek itu teran cam jadi mubazir,” ungkap Rizal.
Terkait masalah dalam pelaksanaan proyek-proyek tak tuntas itu, Rizal menekankan agar semuanya diproses hukum secara tegas. Sementara, untuk proyek yang terkait dengan hajat hidup orang banyak, pemerintah daerah dan DPRD agar bisa menganggarkan kembali untuk melanjutkan pembangunannya.
Selain masalah proyek-proyek yang tak tuntas, Rizal juga menyoroti kelalaian warga akan ancaman bencana akibat cuaca ekstrim dalam menyambut tahun baru. Kasus hilangnya enam pendaki yang hendak menyambut pergantian tahun di puncak Gunung Marapi menjadi contoh kelalaian masyarakat tersebut.
Cuaca yang tak bersahabat menyebabkan besarnya potensi bahaya di tempat-tempat penyambutan tahun baru. Masyarakat jangan terbawa euphoria berlebihan, nanti malah menjadi korban menyambut tahun baru,” terang Rizal.
Rizal menekankan agar masyarakat yang ingin menyambut pergantian tahun tetap memperhatikan keselamatannya. Kalau pun ingin merayakan pergantian tahun, sebaiknya dilakukan di lingkungan sendiri, sehingga ancaman bahaya bisa diminimalisir.(sgl/Ovn07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *