Bendungan Irigasi SNVT Provinsi Aceh,Hancur

 

Aceh .Ovmnews.Com. Proyek Bendungan pintu Irigasi Air di gampong bukit Metuah tepatnya perbatasan gapura antara kota Langsa dan kabupaten aceh Tamiang di jalan,Medan-B.Aceh persisnya sebelah kanan arah bila mau menuju ke kabupaten Aceh Tamiang yang dikerjakan oleh CV,Kharisma jaya mandiri.

Lihat saja proyek Bendungan Irigasi satu(1) tahun siap dikerjakan kini hancur,dan retak –retak Proyek bendungan pintu air irigasi terkesan asal jadi dikerjakan .Namun pihak rekanan yang melaksanakan pekerjaan di kerjakan berkisar pada bulan September 2013 ,

Paket proyek dari dana anggaran APBN Pelaksanaan Proyek di kerjakan yang saya paparkan dua hari lalu besar kemungkinan bukan paket proyek anggaran Otsus melaikan Proyek anggaran APBN berkisar,Rp.1.315.490.000,.di kerjakan pada bulan September 2013

Hancur,Retak bagian Lantai bawah, atas dan lebih parah Lagi pada bagian Talud pinggiran penahan air irigasi tak di pasang besi cakar penahan Abrasi tanah, sebelah kiri pengecoran batu sudah Bolong,ada juga Retak terpecah di setiap sudut atas maupun di bagian bawah Lantai yang lebih Tragis lagi besi talud tak di pasang sesuai petunjuk Rab.

Pemasangan besi cakar Lantai dan di bagian talud atas sama sepertinya pekerjaan tak terkontroL pihak dinas PU, Proyek Sumber anggaran APBN. BerKisar Rp.1.315.490.000,.dengan No.Kontrak,KU.02.09/146/SNVT pjpa-si/IR-III/2013.untuk Provinsi Aceh
Kondisi hancur,retak bagian lantai bawah lebih parah bagian Talud pinggiran penahan air irigasi sebelah kiri sudah Bolong,ada juga Retak terpecah di setiap sudut atas maupun di bagian bawah diduga pekerjaan asal-asalan

Pasalnya Anggaran pekerjaan Proyek besar berasal dari Sumber dana Otonomi Khusus(OTSUS)tahun 2013 dari Provinsi Aceh ,

Sementara pihak pelaksana salah satu perusahaan dalam pekerjaan tersebut,diduga lemahnya pengawasan dari dinas PU.bagian SDA Provinsi Aceh

Hancurnya proyek tersebut Pu.Provinsi Aceh dan pengawasan dari dinas terkait wilayah kabupaten propinsi.aceh tamiang dan kota Langsa

Investigasi terlihat hancur serta retak ,dugaan kuat kurangnya pengawasan dari pemilik proyek pihak Dinas PU Sempat Terkait ada di daerah tempat pembangunan proyek Irigasi Otsus di daerah perbatasan antara kabupaten Aceh Tamiang dan kota Langsa banyak perangkat desa pun tak tau mengenai proyek bendungan tersebut untuk melaporkan kepada pu setempat.

Salah satu warga bukit metuah yang menyesalkan hal pemilik perusahaan serta pemilik proyek Maka dari itu di minta pada pihak penegak hukum memproses secara hukum di (NKRI)Negara kesatuan Republik Indonesia ,terutama masyarakat berharap Satuan Reskrim Langsa memanggil pihak Dinas PU setempat , periksa pihak Rekanan pelaksanaan proyek bendungan Air irigasi di desa.bukit metuah,kota Langsa ini.

Masyarakat meminta agar segera memproses pihak Pu.kabupaten Aceh Tamiang dan kota Langsa proyek itu diperbaiki, proyek Bendungan irigasi air sangat di butuhkan oleh masyarakat indikasi jelas selain Asal jadi pengecorannya hingga dugaan telah mengurangi volume.Ovn03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *