Bola Panas Mulai Bergulir

 

Dugaan Penyimpangan Pekerjaan Drainase Nagoya Batam TA 2018 Nilai Proyek RP, 10.384.352.270,00 Ala PT.TANS Multi Nusantara

Modus cari untung pada proyek Paket Peningkatan Jalan Nagoya Batam Mulai Terendus Sebab Kontraktor Pelaksana PT.TANS Multi Nusantara Diduga Berani Maikan Voleme dan Kualitas Pekerjaan Untuk Meraut Keuntungan .Parahnya ,Pengawas yang dipercaya untuk Mengawasi terkesan Merestui

Batam,Ovumnews.com--Bola panas mulai bergulir pada pekerjaan proyek pembangunan Drainase sepanjang jalan Nagoya Batam.diduga sarat penyimpangan. Soalnya, pekerjaan proyek tersebut ada berapa item kejangalan ditemukan dilapangan,Proyek milik Dinas Bina Marga dan SDA Sumber Daya Air Kota Batam Tahun Anggaran 2018

Kegiatan peningkatan jalan wilayah III Kota Batam. Paket peningkatan jalan simp Baloi Centre –Simp Apartemen Harmoni ( Lanjutan ) Nomor Kontrak 620/APBD-BTM/BM/WIL.III/S.BC-BC-AH(L)/II/01/2018.Masa Pelaksana 150 hari kalender. Nilai Kontrak,RP, 10.384.352.270,00.Kontraktor Pelaksana PT.TANS Multi Nusantara .Sumber Dana APBD Kota Batam .Konsultan pengawas,PT.Calvindam Jaya .EC.

Pekerjaan bagian awal dari simpang lampu merah Drainase di bangun dengan drainase yang baru, untuk depan Mall Top 100 tetap yang lama digunakan tidak di bongkar .Bagian ujung Mall Top 100 dibangun dengan yang baru lagi.

Kejangalan ,pekerjaan proyek tersebut di temukan ,adanya parit lama tidak dibonkar ,terlihat parit yang mau roboh, ada bagian yang retak-retak begitu banyak ,parit lama terebut ada miring kedalam dan sudah kucup ,sebagian lantai parit lama juga sudah banyak keropos tepat bagian pondasi.

Terlihat pekerja menyambung dinding parit lama diatasnya tampa membongkar yang lama, juga bagian yang retak-retak tidak diperbaiki, lansung diatas parit dipasang balok –balok dan pemasangan besi tikar untuk tutup drainase tersebut diatas nya di buat trotoar.

Patal, adanya beton lengan penahan pondasi parit lama ditenggah parit yang tergantung tidak dibongkar akan membuat sampah menyangkut, parit akan tersumbat oleh sampah.
Dugaan penghamparan cor untuk tutup parit tidak tebal sebagai mana mestinya.untuk tutup parit pracetak yang berada di depan ruko Squer diragukan serta ketebalannya, yang dipasang diatas parit dan ditimbun dengan tanah .

Diduga proyek yang dikerjakan PT.TANS Multi Nusantara terkesan asal-asalan

Dilapangan pekerja mengatakan telah sesuai perencanaanya yang lama tidak dibongkar, karna parit ini masih bisa dipergunakan. kita hanya pekerja disini pak. 25/08

Dikomfirmasi seorang dinas dari proyek ,mengaku pengawas dalam proyek tersebut mengatakan proyek lama tersebut masih bisa digunakan itu proyek sampai anak cucu bapak tahan, dan proyek tidak dibayar , kita selamatkan uang Negara.29/08.

Amril masyarakat dilokasi menangapi , drainase lama tidak dibongkar seharusnya bagian yang retak-retak dan miring tersebut seharusnya dibongkar itu parit lama.yang lebih anehnya bagian penahan dalam parit tersebut ada beton untuk penguat pondasi lama yang tergantung tidak dibongkar, akan membuat pari tersumbat oleh sampah tentu jadi masalah nantiknya..

Kita melihat dari sini seharunya di bongkar saja biar aman nantiknya .Diduga proyek menabrak bestek atau gambar.kita kontrator juga ungkapnya kepada awak media ini.

Dikomfirmasikan kepada Kadis Dinas Binar Marga Ir,Yumasnur MT. lewat WA tak ada jawabanya.29/08

Dikomfirmasikan kepada PPK Ir Suratno , mengatakan 31/08 diruanganya, Bagian legan beton yang berada dalam parit adalah penguat kiri kanan itu adalah sistim,yang lama entah siapa yang mengerjakan, entah OB ,Itu tidak dibongkar,kalau dibongkar bahaya, sebelum lelang sudah kita pelajari semua, selama ini aman aman saja air, dan airnya masih tergenang karena belum siap.

Arezon Andre SH, Aktipis LSM Apera Indonesia menangapi,kejanganlan dalam pekerjaan proyek milik pemko Batam yang dikerjakan oleh PT.TANS Multi Nusantara tentu dipertanyakan ini bagaikan bola panas , sudah jelas proyek tersebut retak –retak memgapa pelaksana tidak membongkar, ada apa ,hanya sepanjang 100-+ tidak disamakan dengan yang lain kok ditinggal dan ditutup saja pada hal hal proyek itu bukan sedikit di anggarkan untuk satu paket proyek ini dengan nilai 10.384.352.270,00.

Miring bagian proyek lama tersebut ,juga tidak diperbaiki,berarti drainase depan Mall Top 100 dikerjakan asal jadi, diduga proyek ini menabrak bestek atau gambar. Pada hal proyek tersebut tinggal tidak seberapa panjang ,tidak dibongkar semuanya.

Diduga pelaksana mengurangi volume dalam pekerjaan proyek ini ,diduga direstui oleh pengawas ,apa pengawas tak ada ditempat kontraktor berbuat sesukanya,

Kalau tidak dibongkar titik yang lama tentu diperbaiki dengan sepurna ,jangan ada imeg dari yang melihat proyek tersebut ,ada kejangalan menjadi pertanyaan.

Terkait degan proyek ini kita serah kan saja kepada penegak hukum , berita dimedia ini sudah bisa menjadi pedoman ,untuk mengusut nya ,terkait ini proyek progam presiden untuk seluruh Indonesia dana untuk proyek ini berasal dari uang rakyat. HASMI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *