BP Batam Mengkaji Lokasi Pembangunan Pembangkit Nuklir Perdana

 

Batam.Ovumnews.com–Badan Pengusahaan (BP) Batam tengah melakukan studi awal untuk proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama di Indonesia. “Kami sudah melakukan studi tapak guna mengetahui lokasi yang tepat untuk pembangunan pembangkit tersebut,” kata Direktur Promosi dan Humas BP Batam Purnomo Andiantono di Batam, rilis dari Antara, Senin (4/4).

Purnomo menyebut studi tersebut dilakukan pada sejumlah pulau di Kota Batam bekerjasama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). “Proses pembangunan PLTN setidaknya membutuhkan waktu 10 tahun. Kami sudah melakukan pengecekan pada sejumlah lokasi terkait rencana tersebut,” katanya tanpa menyebutkan nama pulau yang dimaksud.

Tidak hanya melakukan studi awal, BP Batam bahkan sudah menyelesaikan prafeasibility study. Sehingga begitu studi awal selesai, kedua badan tersebut akan melakukan sosialisasi ke masyarakat. “Jadi prosesnya masih lama,” ungkapnya.
Sumber Energi Lain

Untuk dapat memenuhi kebutuhan listrik Pulau Batam dan pulau lain disekitarnya, BP Batam menurutnya juga sudah mempelajari kemungkinan pembangunan pembangkit listrik dengan sumber energi lain seperti arus dan gelombang laut. Namun hal tersebut tidak memungkinkan mengingat gelombang dan arus laut di sekitar jembatan Barelang tidak terlalu kuat untuk bisa menghasilkan daya besar. “Berbagai kemungkinan pembangkit berbagai sunber energi sudah kami pelajari. Namun mamang belum ada yang pas,” kata Andi.

Sebelumnya perusahaan milik Pemerintah Rusia, Rosatom beberapa kali mengunjungi BP Batam menawari kerjasama pembangunan PLTN yang dinilai lebih hemat beberapa kali,dibanding menggunakan gas dan BBM. Pembangkit nuklir dinilai cocok untuk industri dengan kemampuan pembangkit hingga 4.800 megawatt (MW).

Director of Business Development Rasatom Anna Kudryavtseva mengungkapkan jika proyek mereka sudah dilakukan Turki dengan menghasilkan energi 2400 MW. Mereka membutuhkan lahan sekitar 40 hektare jika pemerintah dan masyarakat setuju Rosatom membangun PLTN di Batam. Ovn03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *