BP2KP Gelar Lomba Cipta Menu Sehat

 

Pasaman.Ovumnews.com — Lomba cipta menu beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA) tingkat Kabupaten Pasaman-Sumbar kembali digelar Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) setempat. Lomba cipta menu tersebut dibuka langsung oleh Bupati Pasaman Yusuf Lubis di gedung Syamsiar Thaib Lubuk Sikaping, Rabu 28 September 2016.

Pada acara tersebut, peserta lomba menyajikan menu B2SA berbasis sumber daya lokal yang dapat diterapkan sebagai menu keluarga sehari-hari. ‎Hadir dalam lomba itu Kepala SKPD Pasaman, Tim Penggerak PPK, Ketua GOW dan Ketua DW Kabupaten Pasaman, peserta lomba cipta menu tingkat Pasaman, tim juri lomba.

Bupati Pasaman Yusuf Lubis mengatakan, guna memotivasi masyarakat agar mau mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA), setiap unit kerja yang terkait dengan ketahanan pangan dan kelompok masyarakat perlu melakukan sosialisasi maupun gerakan secara terus menerus untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, serta mengubah pola konsumsi pangan masyarakat menuju B2SA.

“Menu pangan yang yang disajikan sumber karbohidrat yang digunakan berupa pangan lokal selain beras dan terigu. Hal ini untuk mengurangi ketergantungan terhadap masyarakat kita terhadap beras sebagai pangan pokok sekaligus mendorong penggunaan pangan lokal seperti jagung, singkong, ubi jalar, sagu, pisang, talas dan sejenisnya dengan tetap memperhatikan B2SA,” ujar Yusuf Lubis.

Ia menegaskan, mutu gizi dan keragaman konsumsi pangan masyarakat sangat dipengaruhi oleh komposisi dan kontribusi energi setiap kelompok pangan yang biasanya ditujukan melalui skor pola pangan harapan (PPH).
Pada kelompok karbohidrat masih di dominasi sumber pangan dari beras, untuk kita ketahui bersama bahwa konsumsi beras kita untuk Sumbar masih cukup tinggi yakni sebanyak 123 Kg/tahun yang idealnya konsumsi berasnya sebesar 80Kg/tahun bahkan di Jepang sudah mencapai 60Kg/tahun.

Dia berharap, . melalui lomba cipta menu ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman. Serta mengurangi konsumsi beras dan terigu, dan menggantinya dengan pangan sumber karbohidrat lokal lainnya seperti ubi kayu, ubi jalar, talas, jagung dan pisang yang ada di Kabupaten Pasaman.

Sementara itu Kepala BP2KP Pasaman, Rudhastiah menyebutkan, kegiatan lomba cipta menu ini tujuan utama dalam rangka mensosialisasikan konsep menu beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA).

“Lomba Cipta Menu ini, pesertanya diikuti oleh tim penggerak PKK kecamatan se Kabupaten Pasaman,” ujarnya.

Dalam lomba tersebut makanan yang disajikan berupa menu untuk tiga hari, yang terdiri dari satu keluarga ayah umur 35 tahun, ibu umur 32 tahun, dan anak perempuan umur 7 tahun.

“Menu yang disajikan itu sesuai dengan menu tiga anggota keluarga itu, dan harus memenuhi komposisi kebutuhan gizi. Kemudian menu yang dilombakan, menu untuk satu hari, pagi, siang dan malam, yang memenuhi karbohidrat, protein, vitamin dan mineral,” ujarnya.

Kepala Bidang Kewaspadaan dan Penganekaragaman Pangan, Irzan menambahkan, untuk penjurian, Panitia mendatangkan lima orang juri yang berasal dari Badan Ketahanan Pangan (BKP) provinsi Sumbar, Dinas Kesehatan Pasaman, Tim Penggerak PPK Kab Pasaman, Darma wanita Kabupaten Pasaman, dan SMK Negeri Lubuksikaping.

Pada tahun 2016 ini lomba cipta menu tingkat Kabupaten merupakan suatu rangkaian persiapan untuk peringatan hari pangan sedunia XXXVII yang akan diadakan lomba Cipta Menu tingkat Nasional dan diikuti oleh peserta dari pemenang lomba tingkat provinsi dan untuk tingkat provinsi akan diikuti oleh pemenang dari tingkat kabupaten.

“Peserta lomba akan menyajikan menu makanan dalam bentuk display. Menu yang disajikan adalah menu B2SA berbasis sumber daya lokal yang dapat diterapkan sebagai menu keluarga sehari-hari, dan bukan hanya pada saat lomba saja,” katanya.

Dalam lomba cipta menu kali ini, Pemenang pertama akan mendapat tropi dan uang tunaiRp1,5 juta, Juara II tropi dan uang tunai Rp1.250.000, dan Juara III tropi Rp1 juta..(Lesta nst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *