Bupati Brebes Hj Idza Priyanti, Bagikan Sembako Pasar Murah Diserbu masyarakat Dibulan Penuh Berkah.

 

Jateng.Brebes.Ovumnews.com–Pasar murah Ramadhan digelar oleh Pemerintah Kabupaten Brebes di alun-alun kota setempat, Senin (13/6). Pasar murah yang menjajakan sembako tersebut begitu dibuka Bupati Brebes Hj Idza Priyanti langsung diserbu warga dan habis dalam hitungan kurang dari 30 menit.

Menjelang lebaran Kebutuhan masyarakat semakin tinggi, apalagi bagi warga kurang mampu, untuk itu Pemkab perlu menggelar pasar murah guna memenuhi kebutuhan masyarakat, pentingnya digelar pasar murah Ramadhan.

Namun ia mengimbau agar di saat Ramadhan hingga lebaran jangan terlalu konsumtif. Sebab, kebutuhan tidak hanya saat lebaran tetapi masih ada kebutuhan lain yang harus dibiayai sesudah lebaran. “Saya harap jangan terlalu konsumtif dan berhati-hatilah dalam berbelanja, karena masih ada kebutuhan lain yang menanti usai lebaran,” terangnya .

Da’an Susanto menjelaskan menambahkan Kepala Bagian Perekonomian, pasar murah Ramadhan menyediakan 7.130 paket sembako. Satu paket yang terdiri dari beras 1,5 kg, gula pasir 1,5 kg, minyak goreng 1 liter, dan mie instan 3 bungkus seharga Rp 50 ribu, namun dijual hanya Rp 25.000,-.

Sebanyak 7.130 paket ini dijajakan di tujuh tempat, antara lain di Kecamatan Bantarkawung sebanyak 1.000 paket, Paguyangan 800 paket, Alun-Alun Brebes 2.500 paket, Tonjong 500 paket, Ketanggungan 1.000 paket, Kersana 830 paket, dan Bulakamba 500 paket.

“Pasar murah ini untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah dalam memenuhi kebutuhan pangan menjelang lebaran,” ungkap Da’an.

Sulastri salah satu warga Limbangan Kulon mengaku senang dirinya mendapatkan undangan dari RT setempat untuk membeli sembako murah. “Saya dikasih kupon, untuk membeli sembako di alun-alun, ternyata harganya murah,” kata nya.

Saya sudah menunggu sejak jam 8 pagi, ternyata acaranya baru dibuka jam 9.00. “Tapi tidak apa-apa menunggu lama, yang penting saya bisa mendapatkan sembako murah,” ujarnya.

Pasar murah Ramadhan dijajakan oleh masing-masing SKPD, PKK, Dharma Wanita dan GOW serta BUMD dan BUMN di Kabupaten Brebes.Orietono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *