Bupati Kabupaten Anambas Ancam Tarik Kendaraan Dinas

 

Anambas. Ovumnews.Com--Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Abdul Haris,SH mengancam akan menarik kendaraan dinas yang dipinjamkan kepada aparatur sipil negara (ASN) di jajarannya, jika tidak menggunkan plat merah.

Hal itu disampaikannya karena melihat terdapat banyak kendaraan dinas yang tidak memiliki plat nomor kendaraan.Jika motor dinas tidak menggunkan Plat merah maka akan kita tarik, dari penggunanya, siapa saja baik itu kepala OPD Kabid atau lainnya yang mempergunakan kendaraan Dinas.”Tegas Haris Senin (10/4)

Orang nomor satu KKA itu mengaku kesal saat melihat sejumlah kendaraan dinas yang diparkir di halaman Kantor Bupati KKA saat pendataan kendaraan Dinas Oleh Bagian Aset Badan Keuangan Daerah terdapat sejumlah Sepeda Motor tanpa Plat seperti motor Bodong.

Itu tak ada platnya seperti motor bodong saja, padahal itu motor dinas pemerintah daerah,” sesalnya.

Tidak boleh dibiarkan dan perlu dilakukan penertibah sehingga penggunaan kendaraan dinas itu memang sesuai dengan peruntukannya. Haris Juga menghimbau kepada ASN yang mendapatkan pembagian kendaraan dinas untuk mempergunakan kendaraannya dengan tepat.

Pelan-pelan kita tertibkan ini, dan saya himbau untuk penggunaan kendaraan dinas secara tepat, jangan dibawa jalan-jalan,” jelasnya.

Kepala Bidang Aset Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Anambas, Syarif Ahmad mengungkapkan, pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan kendaraan dinas baik itu berupa sepeda motor dan Mobil milik pemerintah daerah. Pendataan tersebut bukan hanya kendaraan yang berada di Kota Tarempa saja
Kegiatan ini dilakukan selama empat hari, mulai dari senin (4/10) sampai dengan Jumat (14/4) mendatang.

Kendaraan milik pemerintah daerah itu sebanyak 300 unit sepeda motor serta 10 unit Mobil,” jelasnya. Pendataan yang dilakukan tambah Syarif untuk melakukan balik nama kendaraan, inventarisasi aset sekaligus perpanjangan serta balik nama dari Natuna ke Anambas.

Setelah di kir kendaraan ini maka akan dibawa ke Samsat untuk melakukan balik nama serta perpanjangan STNK. Untuk saat ini plat nomor kendaraan itu masih Natuna yang dipakai, dan biaya ditanggung oleh pemerintah,” jelasnya.

Saat ini pendataan yang dilakukan adalah untuk kendaraan Dinas yang dipergunakan di Dinas-Dinas yang ada serta Kecamatan Siantan, setelah itu pihaknya akan turun langsung ke Kecamatan-kecamatan yang ada untuk melakukan pendataan.Hasmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *