Diduga Akibat Perencanaan Amburadul Dua Proyek Satu Tempat Tidak Siap Dikerjakan

 

Karimun..Ovumnews.com –Beginilah bentuk pekerjaan proyek milik pemerintah Kabupaten Karimun,Kepri Pembangunan selokan parit yang terletak di Kampung Baru Pelipit RT 05 RW 04, Kelurahan Sei Lakam Timur, Kecamatan Karimun. Atau letaknya sebelah kanan Mushola Taqwa, bukan terbengkalai, tapi memang tidak kerjakan oleh pihak PU.tahun anggaran 2014.

Kasi Penyehatan Lingkungan PU Karimun, Hermawan HS,mengatakan selaku pejabat di PU yang berwewenang atas proyek tersebut. tidak mengerjakan proyek tersebut. Karena judul RKA (rencana kerja anggaran) atas proyek itu, nama proyek ganda dengan proyek lainnya. Yang dibangun bersamaan yang berdekatan dengan proyek yang belum selesai. Namun peruntukan pendanaannya berbeda.
Sebenarnya sudah kami kerjakan. Tapi belakangan kami ketahui RKA pembangunan di sampingnya sama judulnya atau ganda (sama nama atas proyek lain -red) namun peruntukan dananya berbeda. Makanya saya tidak lanjutkan. Jadi intinya proyek selokan itu bukan belum siap. Tapi memang tidak dikerjakan,” jelas Hermawan, Rabu (4/2) sekitar pukul 09.20 WIB di ruang kerjanya.
Ditambahkan Herman HS, dana pembangunan tersebut senilai Rp 125 juta. Merupakan alokasi dana yang bersumber APBD 2014. Senilai proyek ini, dianggarkan pada empat jalur pembangunan selokan air, yang salah satunya selokan di RT 05 tersebut pengerjaanya Juli 2014.
Lanjutan proyek tersebut, akan diusulkan dalam waktu dekat. Selanjutnya sejumlah dana awal yang dianggarkan 2014, yang tidak jadi dianggarakan pada proyek selokan parit itu, ia pastikan tidak bisa digunakan, “karena anggaran 2014,” imbuhnya. Dan usulan pembangunan lanjutan proyek selokan itu, ia pastikan menggunakan anggaran 2015 ini.Ketika ditanya CV atu PT apa yang mengerjakan, ia mengatakan lupa, “wah saya lupa nama CV nya.
Kami hanya melapor ke pak Camat setempat. karena lurah itu hanya koordinasi saja tentang keberadaan proyek dilokasinya,
Lurahan Sei Lakam Timur, Raja Agustiar, seolah terkejut melihat berita selokan parit tersebut yang dikabarkan awalnya terkendala atau tidak dikerjakan. Bukan tanpa alasan, kata Raja, belum ada sama sekali laporan ke pihaknya. Sehingga ia tidak dapat memberikan keterangan terkait selokan tersebut.
Tak ambil pusing, Raja pun mencari tahu asal-muasal proyek tersebut, terlihat pagi itu, ia mengambil handphone genggamnya dari saku celana trainingnya dan langsung menunjuk nomor kontak Ketua RT 05 Udin (pihak RT letak pengerjaan proyek). Dalam perbincangan mereka, terdengar di jarak satu meter, Raja dan Udin terlibat perbincangan. Raja mempertanyakan seputar proyek itu
Kata Raja Gustiar, bahwa Udin mengatakan kepadanya, jika proyek itu benar di lokasinya. Namun CV atau PT yang mengerjakan pihak Udin belum bisa kasih tahu. Karena, Udin pun tidak tahu nama yang mengerjakan proyek itu. hanya saja kata Udin, sekitar April 2015 akan dilanjutkan proyek tersebut.
Yang model gini buat pusing, saya tidak tahu karena pemberitahuan tak ada ke saya. Padahal saya sudah bilang sama pak RT semua, setiap ada pengerjaan proyek di daerah masing-masing kasih tahu ke saya. Jadi, saya ditanya wartawan ketika itu ada kendala saya bisa menjawabnya, nah bagaimana saya jawabnya kalau tidak ada koordinasi,ungkapnya.K/Ovn03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *