Diduga Lemahnya Pengawasan Kangkanggi Surat Rekomendasi PU Propinsi Kepri PT.Matra Tanam Pipa PGN DN 16 dipinggir Aspal

 

Batam OvumNews.Com–.Proyek Pemasangan pipa PGN distribusi DN 16” Panaran Tanjung Uncang sepanjang 18,3 Km yang dilaksakan oleh PT.Matra sepanjang jalan Nasional Batuaji Batam Propinsi Kepri.Diduga akibat lemahnya pengawasan penanaman pipa tersebut telah langar surat rekomendasi dari dinas PU kepulauan Riau. dengan nomor Surat UM. 01.03./SNVT-P2JN/III4/2012 izin yang diberikan dinas PU tersebut.
Dari hasil pantauan Bakinnews dilapangan terlihat penanaman pipa gas dipinggir aspal,tepatnya dibahu jalan disuatu saat nanti ada pelebaran jalan sudah barang tentu pipa gas berada dibawah jalan .Untuk pasangan penanaman pipa DN 16 tampa memakai pasir urugan terlebih dahulu,
Diberapa titik saluran drainase yang telah dibangun sekitar pinggir jalan oleh pemerintah kota Batam.titik yang berada didepan mesjid Al FuQron. depan SMPN 9, BLK. RSUD lama.yang rusak kena proyek tersebut.
Dalam bunyi surat tersebut poin H,Pengalian untuk utama DN 16” dilaksanakan sepanjang 18,3 Km dengan kedalaman galian yang dizinkan adalah minimal harus 2 meter dan dari pinggir aspal 2,5 meter. dan poin C tidak diperkenankan mengandakan pengalian jalur pipa didaerah harus dilaksanakan pada posi kanan poin D Pemasangan pipa Subduct gantung /menempel pada jembatan harus dilaksanakan pada sisi kanan atau kiri jembatan.
Dikompirmasikan kepada Maimun 25/11 selaku pengawas lewat hpnya ia mengatakan untuk pasangan pipa DN16 tidak pakai pasir urugan ,ada perobahan revisi dari PGN.kedalaman penanaman pipa PGN sedalam 2.meter dan 2,5 meter,dengan jarak 2,5 meter dari pinggir aspal.pipa tidak pakai pasir urugan tanah bagus,proyek ini kita harus siap habis tahun ini 2013.
Mashadi selaku pelaksana di kantornya 29/11 mengatakan untuk jarak penanaman pipa PGN DN 16 ini,tergantung lokasi ada lebih dari 5meter dari jalan juga tergantung.ada revisi dari BP batam dengan surat dengan jarak 1.5 meter dari bibir jalan.dengan nomor surat BP tersebut1/888/A2/A2/14/10.2013.
kita mengali tanah penanaman pipa ini banyak kita temukan kabel listrik,dan kabel telkomsel dan kabel optic yang semeraut ditanam dalam tanah.kita harus mengeser lokasi pengalian agar tidak kena kabel-kabel didalam yang banyak semeraut.
Bagian yang dipingir aspal kita lakukan pengalian karena tidak ada lahan,juga banyak rumah masyarakar dan yang lainya membuat kita terkendala untuk pengalaian sebagaimana mestinya.
Pipa yang berada dibawah jalan tidak ada masalah ,dengan banyaknya kendaraan jalan diatasnya.pipa kita tanam 2 meter kedalam tanah.ketahan pipa kita bisa 25 tahun.Bangunan yang kena proyek kita kita lakukan perbaikan seperti awalnya kembali.
Pengalian yang kita lakukan bagian yang kena jalan umum kita padatkan kembali.seperti awalnya. Sebagai mana mestinya.
Pangodianselaku bagian Keungan PGN Batam 27/11 lewat sambungan tlp.melalui sekretarisnya mengatakan PGN Batam tidak berwenang memberikan Tangapan .ini adalah wewenang PGN pusat
Surat Rekomendasi teknis Kementrian Pekerjan Umum Direktoral Pekerjaan Umum Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional .Satuan kerja non vertical tertentu pelaksanaan dan pengawasan jalan nasional Propinsi Kepulaun Riau
Pemasangan pipa distribusi DN 16” (SPG Panaran –strasiun Tanjung Uncang ) Oleh PT.Peruhan Gas Negara (persero ) Tbk pada ruas jalan Tambesi Tj Uncang Berikat Ruas jalan tambesi –Batuaji dan Ruas jalan Batu aji Tanjung Uncang .dengan nomor Surat UM. 01.03./SNVT-P2JN/III4/2012
Bunyi surat tersebut poin 8 Surat keputusan kepala balai besar pelaksanaan jalan besar Nasional II ( BBPJN) Padang Nomor.17/KPTS/Bx/II/2012 tanggal 1 Februari 2012 tentang penetapan Tim Teknis pemberian izin ,Pengawasan Pemamfaatan dan pengunaan Bagian-bagian jalan dilingkungan balai besar pelaksanaan jalan jalan Nasional II tahun angaran 2012
Surat pemohonan Izin Direktur PT.Perusahaan Gas Negara Batam No .074800.s/HK.02.00/Proyek /2012 tentang pembangunan /penetapan Bangunan dan jaringan Utilitas.Lokasi pemasangan pipa DN 16” diruas jalan nasional dilakukan pada: Ruas jalan tambesi tanjung berikat uncang sepanjang 3,0 Km dan ruas jalan tambesi batu aji sepanjang 5,9 Km ruas jalan batu aji tanjung uncang 9,4 Km semua ruas jalan yang dipasang pipa gas Negara 18,3 Km
Dalam bunyi surat tersebut poin H,Pengalian untuk utama DN 16” dilaksanakan sepanjang 18,3 Km dengan kedalaman galian yang dizinkan adalah minimal harus 2 meter dan dari pinggir aspal 2,5 meter. dan poin C tidak diperkenankan mengandakan pengalian jalur pipa didaerah harus dilaksanakan pada posi kanan poin D Pemasangan pipa Subduct gantung /menempel pada jembatan harus dilaksanakan pada sisi kanan atau kiri jembatan.
4.penimbunan jalur pipa permanen ,jalur pipa harus ditutup kembali secara baik dengan material galian (sementara )setelah pemasangan pipa DN16”Penggalian pipa hanya dizinkan jika galian tersebut ditimbun /ditutup kembali pada hari yang sama.
5,a Setelah pemasangan pipa utama DN 16” jalur pipa yang telah dipasang ditimbun dengan material galian (sementara )digali kembali sedalam 90,0 cm,kemudian ditimbun dena material aggregate Base Class B setelah 50,0 cm,(padat ) dan material urugan pilihan (selected Embankmen ) setebal 40,0 cm.(pada) dibawah ageregate Base Class B
b.Pemadatan material aggregate Bass Class harus dilaksanakan secara lampis per lampis dengan ketebalan yang diperkenakan adalah 20,0 cm.hingga padat dengan mengunakan Stemper Compactor Equipment.
c. pemadatan material urugan pilihan (selected embankment) harus dilaksanakan secara lapis dengan ketebalan yang diperkenankan adalah 20,0 cm hingga padat dengan menggunakan Stamper Compactor Equipment.
d. untuk penimbunan pada bekas galian yang secara keseluruhan merupakan material tanah, maka dikembalikan seperti kondisi semula dalam keadaan padat sesuai volume galian jalur pipa yang dibuka.
6. Apabila pihak PT.Perusahaan Gas Batam akan memulai pekerjaan, agar menyampaikan jadwal pelaksanaan pekerjaan kepada Balai Besar pelaksanaan jalan Nasional 11 (BBPJN 11) Padang Cq.SNVT perencanaan dan pengawasan jalan N asional propinsi Kepulauan Riau paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum pekerjaan dilaksanakan.
5. PENGAWASAN PELAKSANAAN
1. pengawasan pelaksanaan pekerjaan instalasi pipa Utama DN 16” oleh PT. Perusahaan Gas Negara Batam yang berlokasi di kota Batam, Propinsi Kepulauan Riau sesuai dengan usulannya, akan diawasi oleh SNVT pelaksanaan jalan Nasional Kepulauan Riau .
2. setiap pekerjaan yang telah selesai dilaksanakan harus dinyatakan dalam berita Acara Serah Terima Pekerjaan selesai dan disepakati oleh PT. Perusahaan Gas Negara Batam dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional 11 (BBPJN 11) Padang.
6. PENGEMBALIAN KONDISI
1. Material Timbunan a. Menggunakan matrial Aggregate Base Class B setebal 50,0 cm (padat) b. Material urugan pilihan (selected embankment) setebal 40,0 cm (padat) dengan maximum size aggregate 2,5 inch di bawah aggregate class B. c. material timbunan tanah dari hasil galian setebal 60,0 cm (padat) dibawah urugan pilihan (selected embankment) d. jika panggilan secara keseluruhan merupakan material tanah,maka dikembalikan seperti kondisi semula dalam keadaan padat sesuai volume Jalur pipa yang dibuka.2.Material permukaan pada landscape/trotoar.Harus menggunakan jenis material permukaan yang sama pad saat finishing permukaan seperti cone block tau segmental block atau soil yang mana harus disetarakn pengembalian kondisinya kepada keadaan awal (sebelum pelaksanaan penggalian jalur pipa).
8. PEMINDAHAN FASILITAS JIKA TERJADI PELEBARAN JALAN
Mengingat pesatnya laju pertumbuhan lalulintas di wilayah Kepulauan Riau,maka perlu disampaikan hal berikut :Mengingat tingginya arus lalu lintas di ruas –ruas jalan nasional , maka pada segmen tertentu telah terjadi kemacetan lalulintas, sehingga SNVT perencanaan dan pengawasan Jalan Nasional , berencana untuk melakukan peningkatan kapasitas jalan.Bila suatu saat, di ruas jalan dimana instalasi pipa utama DN 16”mm terdapat ,akan dilakukan peningkatan kapasitas ruas jalan dan ternyata ada utilitas milik PT. Perusahaan Gas Negara Batam yang rusak akibat proses peningkatan kapasitas jalan tersebut, maka PT. Perusahaan Gas Negara Batam, harus melakukan perbaikan sendiri terhadap kerusakan tersebut atau bahkan bisa harus memindahkan jaringan utilitas yang ada, seiring kegiatan pelaksanaan proyek tersebut tanpa mendapatkan kompensasi ganti rugi atau hal-hal lainnya dari Direktorat Jenderal Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum.
Sampai15/10/ saat sekarang akibat pengalian tanah penanaman pipa yang berada dipingir jalan raya Perumnas tanjung uncang Bt aji kota Batam ini membuat jalan aspal retak-retak .namun sudah diperbaiki kembali rusak,yang sangat patal tepatnya simpang jalan mandalaiserta simpang jalan kampong becek serta titik yang lainya terlihat retak akibat galian jalan tersebut tidak ditimbun sebagai mana mestinya Hasmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *