Diduga Lemahnya Pengawasan Tembok Penahan Tanah Kantor Wali Nagari Alahan Mati Hancur

 

Pasaman, Ovumnews,comoo–Diduga bersekongkol gerogoti uang Negara Proyek Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) tahun 2017.Kegitan Pembangunan Tembok Penahan Tanah. Kantor Wali Nagari Alahan Mati ,dengan pagu dana Rp. 235.275.600 di kecamatan Simpati Kabupaten Pasaman, yang Masih dalam Pekerjaan baru siap 85 Persen Runtuh. Karena diguyur hujan sekitar pukul. 17,00 Wib. Sabtu. 12 Agustus 2017 Lalu.

Mendapat informasi dari masyarakat, kejadian Runtuhnya tembok penahan tanah, Kantor Wali Nagari Simpati Tersebut Kordinator GNPK Kabupaten Pasaman /Pasaman Barat Surya Darma langsung Turun Kelapanganmelakukan investigasi Kejadian tersebut.dalam investigasi banyak ditemukan kejanggalan-kejanggalan.,diantaranya. Diduga adukan semen yang tidak sesuai dengan RAB,ditambah kejanggalan tapak dasar,80 cm dan bevariasi 120. Cm. ketinggian pasangan 4 meter.

Yang lebih anehnya ketua Bamus Fahri Asman yang seharusnya tugas mengawasi pekerjaan tetnyata ketika dikonfirmasikan GNPK senen 14 Agustus dilapangan dengan rasa tidak berdosa mengakui terlibat langsung dalam Pekerjaan ditambah yang lebih aneh lagi Yasrizal sebagai anggota Bamus diangkat sebagai kepala tukang menurut pengakuan Fahri asman selaku ketua Bamus kepada GNPK.

Sementara itu surya darma menanyakan siapa TPK dari Proyek Ini dijawab oleh Ketua Bamus, Andi yang juga menjabat Kaur Nagari tamatan STM ujar Ketua Bamus.

Sementara itu menurut Zainal Arifin Wali Nagari Alahan Mati didampingi oleh Nila Wati sebagao PLD sebagai tugas nya Mengawasi seluruh Proyek di Nagari dan Merealisasikan kepada Masyarakat diKenagarian Alahan Mati. Sangat menyesali dapatnya musibah ini karena kami telah berbuat sebaik-baiknya. Untuk masyarakat, katanya.

Ditambahkan GNPK rokohnya tembokpenahan tanah kantor Wali Nagari Simpati ini diduga ini adalah kesalahan teknis bagi perencana proyek.karena ketika ditanyakan RHB proyek dibawa oleh TPK ke Lubuk sikaping. Ujarnya.

GNPK mengimbau kepada pihak terkait untuk mengusut tuntas kasus ini karena robohnya tembok penahan tanah Kantor Wali Nagari Simpati. Diduga ditemukan banyak kejanggalan.

Ditambahkan lagi Proyek ini berjumlah dua ratus juta lebih . menurut aturan /Kepres harus ditenderkan pada pihak ketiga, sementara ini dikerjakan oleh ,TPK ,Nagari, ujar, Surya Darma. (Surya.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *