Diduga Mainkan Voleme Proyek Bronjong,GNPK RI Pasaman, Laporkan CV, Sepakat Ke Kejaksaan Negri

 

Pasaman.Ovumnews.com..Bermacam cara untuk mengerogoti keuangan Negara Demi mencari untung,Lihat saja CVsepakat diduga mainkan volume Pemasangan Beronjong” Diduga kerugian Negara Ratusan juta

Surya Darma Ketua” GNPK RI Pasaman/Pasaman Barat Melaporkan Kasus ini KeKejakasan Negeri Pasaman “Kamis (25/01/2017)Dugaan pemasangan beronjong perbaikan alur Sungai Batang sumpur (kampung jambak.) Nagari jambak kecamatan lubuk sikaping, Kabupaten Pasaman

Laporan ini diterima langsung oleh Adryansyah. SH. MH. Kejari Pasaman melalui Erik Hariadi, SH. MH. Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Pasaman.kasi pidsus kejaksaan Negeri Pasaman mengatakan kami akan mempelajari lappran ini dan akan meninfak lanjuti “,katanya.

Menurut Surya Darma kordinator GNPK Pasaman /Pasaman Barat, Laporan ini berdasarkandari laporan masyarakat. Pada GNPK. Dimana pekerjaan Alur Sungai Batang Sumpur(kampung jambak) yang dikerjaan oleh CV. Sepakat , dengan Nomor kontrak 610.614./20/SP/SIR/PAS/2017 asal dana APBD Kabupaten Pasaman dengan Nilai kontrak. 774.834.000 –

Diduga terdapat kecurangan dalam pekerjaan /pemasangan beronjong yang diduga pada sebagian tapak beronjong tidak dipasang, dan ukuran batu yang banyak tidak sesuai dengan ukuran batu beronjong, menurut laporan masyarakat dan investigasi Tim Kordonator GNPK diduga beronjong tapak dalam diisi krekel dengan alat berat. Yang tidak sesuai dengan dokumen kontrak “ujar Surya Darma.

Lebih lanjut surya Darma menjelaskan hasil investigasi kelapangan dan kordinasi dengan masyarakat, Tim GNPK menemukan kejanggalan seperti dari titik 0 sampai ketitik kurang lebih 200 Pasangan beronjong dengan susunan 2211 (diduga menghilangkan beronjong bagian dalam, kemudian dari titik. Kurang lebih 200.dipasang 30 meter /15beronjong. Dipasang susunan, 3211,atau sesuai dengan dokumen kontrak. Atau dipasang 3- beronjong tapak )

kemudian dari titik kurang lebih 230.sampai ketitik 263.dipasang beronjong dengan susunan 2211(diduga menhhilangkan beronjong bagian dalam tapak) kemudiandari titik 0 pekerjaan kedua sepanjang kurang lebih 70 meter dipasang beronjong dengan susunan 2211 (diduga menghilangkan beronjong bagian dalam tapak dasar dan tidak sesuai dalam Dokumen kontrak. yang seharus 3211

Ditambah lagi adanya dugaan dari laporan masyarakat sebagian pasangan beronjong diduga tidak sesuai dokumen kontrak, ukuran tinggi beronjong seharusnya 50 Cm. Tidak sampai lagi Karena beronjong dilipat untuk mengurangi material didalam beronjong yang dipasangan.

Kemudian dari laporan masyarakat material batu beronjong diambil dari lokasi pekerjaan proyek, tidak ada material diambil dari luar, proyek dikerjakan oleh CV. Sepakat. Tersebut adalah proyek untuk pengamanan Alur sungai, material diambil dari aliran sungai tentu akan berakibat kepada pengikisan dasar sungai akan berdampak penurunan. Dasar sungai dihulu sungai, ujarnya

Menurut Ketua GNPK kuat dugaan terjadinya persekongkolan antara CV. SEPAKAT dengan pengawas dan PPTK serta semua yang terkait dalam pekerjaan perbaikan alur sungai batang Sumpur (kampung jambak). Kecamatan Lubuk sikaping. Kemudian Tim PHO DPUTR. Kab. Pasaman telah menerima hasil pekerjaan perbaikan alur sungai Batang Sumpur (kampung Jambak) Kecamatan Lubuk Sikaping. Kuat dugaan adanya indikasi koprupsi berjamah ujar Surya Darma.

Semenara itu menurut salah seorang masyarakat jambak indisial (P) dan (EB) pada koran ini siap menjadi saksi “saya akan terangkan kepada pihak hukum, atau yang berwenang ,karena saya melihat mulai dari awal pekerjaan sampai selesai pekerjaan. Saya siap bersaksi ,karena ini adalah kampung saya, saya bukan mengada-ngada saya adalah jadi pekerja sampai sudah proyek dan saya berani tunjukan titik mana yang dimainkan CV. SEPAKAT ini. Kalau perlu dibongkar akan saya tunjukan titiknya .

Dari panjang 300meter lebih pekerjaan beronjong tersebut menurut (P) yang dikerjakan menurut Dokumen Kontrak hanya 30meter selebihnya dimainkan tapak dasar beronjong bagian dalam yang seharusnya.sesuai Dokumen Kontrak dipasang 3211 (hanya 30 meter) selebihnya dipasang 2211.tidak sesuai Dokumen Kontrak, diperkirakan 160 buah betonjong atau 320 meter betonjong yang dihilangkan “ujar (P)

Sementara itu Surya Darma ketua GNPK -RI Pasaman/Pasaman Barat “mengharapkan kepada pihak kejaksaan Negeri Pasaman untuk mengusut tuntas kasus ini. Karena disamping merugikan Negara juga merugikan masyarakat khususnya masyarakat Nagari Jambak”ujar Surya Darma…

Sementara itu Ujang ,kabid pengairan DinasDPUTR ,Kabuapten Pasaman ketika dikonfirmasikan menjawab kami telah PHO kan proyek yang dikerjakan oleh CV. Sepakat, karena pekerjaan telah sesuai dengan Dokumen kontrak ,”kalau ada temuan LSM dan wartawan kita adu data kita di Kejaksaan”, katanya

Sementara itu ketua DPRD Pasaman Yasri Rolan, Melalui Wakil Ketua DPRD Pasaman Bona Lubis, menerima langsung satu berkas Tembusan pengaduan GNPK. Atas nama CV. Sepakat yang diduga mainkan volume pemasangan beronjong Kekejaksaan Negera Pasaman. Lubis mengatakan. Akan langsung Merekomendasi ke Komisi B. Untuk sergera memanggil Dinas terkait untuk Hearing di DPRD. Pasaman… Ujarnya. (Ris//Surya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *