PU Tingkatkan 32 KM Pembangunan Jalan Antri Jalan Propinsi Dan Jalan Nasional

 

Batam Ovumnews.Com–Singkronisasi dan integrasi program/kegiatan bidang ke PU-an Kota Batam 2014-2017. Terwujudnya Kota Batam sebagai pusat kota Industri pintu gerbang setiap sudut untuk perdagangan untuk Indonesia yang berada di Propinsi Kepri terutama Kota Batam .
Dan sebagai visi Batam Kota Madani, aman, dan sejahtera. Namun permasalahan dibidang jalan dan jembatan masih banyak yang akan kita bangun ,diantara masih terdapat Tahun 2014 ini, Dinas PU membangun sepanjang 4,5 kilometer jalan baru. Dan melaksanakan peningkatan jalan sepanjang 26,09 kilometer. Kawasan pulau utama peningkatan jalan juga dilakukan di pulau-pulau penyangga hinterland, sepanjang 1,5 kilometer Jalan Sijantung Galang.
Yumasnur Kepala Dinas PU Batam, mengatakan,ruas panjang jalan kota di Batam tahun 2013 lalu yakni 882,57 kilometer dengan lebar ruas rata-rata 15,33 meter. Dari total jalan ini, sebanyak 80,49 persen sudah berupa jalan aspal, 14,04 persen masih berupa kerikil, dan 5,47 persen jalan tanah belum tembus.
Kondisi jalan, sebanyak 66,66 persen dalam keadaan baik. Sementara 9,32 persen jalan kota ini dalam kondisi sedang. 9,72 persen rusak ringan,14,30 persen rusak berat.Pembangunan jalan ini dari dana APBD Kota Batam, jalan provinsi dan jalan nasional.Setiap tahunnya ada dikerjakan ditik tertentu termasuk jalan nasional yang berada di kota Batam ini.
Panjang ruas jalan Nasional menurut surat SK Menteri Pekerjaan Umum nomor 630/KPTS/M/2009 yaitu 148,209 kilometer. Jalan nasional ini terbagi dua yaitu ruas arteri nasional sepanjang 91,574 kilometer, dan ruas kolektor nasional 56,635 kilometer.
Panjang ruas jalan provinsi di Kota Batam yang ditetapkan dalam SK Gubernur Kepulauan Riau nomor 530.a tahun 2010, adalah sepanjang 67,6 kilometer.Berikut data ruas jalan nasional dan ruas jalan provinsi yang ada di Kota Batam :
1. Jalan nasional : a. arteri
– Jl. Ahmad Yani (Batam Centre – Simpang Frangky) : 1,688 km – Jl. Ahmad Yani (Simpang Frangky – Simpang Kabil) : 1,978 km – Jl. Ahmad Yani (Simpang Kabil – Mukakuning) : 3,894 km – Jl. R Suprapto (Mukakuning – Tembesi) : 5,007 km – Jl. – (Tembesi – Tanjung Berikat) : ,923 km – Jl. Sudirman (Simpang Kabil – Simpang Jam) : 3,42 km – Jl. Gadjahmada (Simpang Jam – Sei Harapan) : 8,96 km – Jl. RE Martadinata (Sei Harapan – Sekupang) : 4,295 km
– Jl. Sudirman (Simpang Kabil – Simpang Punggur) : 6,550 km – Jl. Hangtuah (Simpang Punggur – Batu Besar) : 11,771 km – Jl. Hang Jebat, Jl. Hang Lekiu (Batu Besar – Nongsa) : 10,776 km – Jl. Hasanuddin (Simpang Punggur – Telagapunggur) : 10,012 km – Jl. R Suprapto (Tembesi – Batuaji) : 5,9 km – Jl. Brigjen Katamso (Batuaji – Tanjunguncang) : 9,4 km
b. kolektor – Tanjung Berikat – Simpang Sembulang : 26,280 km – Simpang Sembulang – Pelabuhan Galang : 30,355 km 2. Jalan provinsi (arteri/kolektor) – Mukakuning – Tanjungpiayu : 13,5 km – Sei Harapan – Simpang Temiang : 8,2 km – Simpang UIB – Jodoh – Batuampar : 5,3 km– Simpang Frangky – Pelita : 3,8 km – Simpang Sei Panas – Simpang Bengkong Ratu : 2,6 km – Simpang Bengkong Seken – Golden Prawn : 2,2 km – Simpang Taiwan Industri – Simpang Batu Besar : 8,2 km – Simpang Sagulung – Simpang Polsek Tanjunguncang : 12 km – Tembesi – Simpang Base Camp : 6 km – Simpang Base Camp – Marina City : 5,8 km (Hasmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *