Dinas Tata Kota Batam Akhirya Blecklis PT.Surya Indah Cemerlang Proyek Lapangan Bola Nongsa RP. 8.860.396.000 Tahun Anggaran 2014 Tidak Siap Dikerjakan

 

Batam Ovumnews.Com–Akibat PT. Surya Indah Cemerlang tidak mampu menyelesaikan pekerjaan bangunan lapangan Bola Mini Batu Besar Nongsa,Tahun anggaran 2014 nilai kontrak Rp.8.9 Milyar saat sekarang terbengkalai.Akhirnya dinas tata kota Batam blecklis PT. Surya Indah Cemerlang yang beralamat diBandung.Komisaris PT tersebut: Irwan Darmawan.

Dalam pelaksanaan proyek tersebut ada beberapa item  yang belum belum siap dikerjakan pelaksana seperti ,pemasangan saluran Pracetak U, Penimbunan tanah untuk lapangan, pengecoran slop atas untuk penyangga tribun ,Pengecoran tangga tempat duduk di lantai atas tribun , serta pengecoran lantai dasar yang belum dikerjakan.dan penanaman ruput dilapanganbelum sepurna.

Proyek dengan nilai RP.8.9 Milyar tahun anggaran 2014 membuat pertanyaan bagi masyarakat yang berada dibatu besar tesebut,pada hal proyek tersebut adalah kebanggaan masyarakat yang berada di lingkungan tempat tinggal Walikota Batam .

Pelaksana tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal waktu yang ditetapkan, maka keberadaa kontraktor pelaksana tentu diberi sangsi oleh pemilik proyek Dinas Tata Kota Batam yang dipimpin oleh H.Gintoyono selaku kepala Dinas

PT. Surya Indah Cemerlang memenangkan tender proyek tersebut diDinas Tata Kota Batam Propinsi Kepri , Kegiatan Peningkatan Pembangunan Fasiltas .Pekerjaan Lapangan Sepak Bola Mini Kelurahan Batubesar Nilai Rp.8.860.396.000.Nomor Kontrak .No 29/Kontrak/Fisik-LBBm/PPK/VI/2014 Waktu pelaksana 180 Hari Kalender Pelaksana PT.Indah Surya Cemerlang .dan memakai Konsultan Pengawas PT.Astakona Citra Grafindo.

Akibat tidak siap pekerjaan yang bernilai RP.8.860.396,000 dikomvirmasikan kepada Asep selaku pelaksana dilapangan mengatak 30/12/2014 mengatakan proyek tidak siap karna kita terlambat kerja.untuk pekerjaan yang kita siap ini hanya 70 %.

Pekerja dipangan mengatakan tidak siapnya pekerjaan tersebut banyak kabar miring dari pelaksanaan di proyek tersebut, gaji pemborong pekerjaan yang belum dilunasi. material yang belum dibayar kepada pemilik material yang berada di Batam .

Pelaksana proyek ini yang beralamat di Bandung.yang dipimpim olek Imam selaku Manejer pelaksana Asep selaku kontraktor,info yang kita dapat bahwa PT. Surya Indah Cemerlang Bukan Milik Iman tapi adalah milik bernama Iwan Darmanto 2/01/015 mengatakan kepada Ovumnews.Com .

A.Rasmi Lubis ,ST selaku PPTK. Belum dapat dikomfirmasi .Meitratinata selaku KPA juga belum dapat dikomfirmasi , H.Gintoyono selaku Kepala Dinas dikomfimasi lewat pesan singkat belum ada jawabanya.terkait keberadaan proyek yang tidak siap dikerjakan oleh pelaksana pada tahun tunggal tersebut.

Arezon andre Selaku Akitpis LSM AMPERA INDONESIA Menangapi 15/02 dengan tegas kalau proyek tidak siap dikerjakan oleh pelaksa dari awal pekerjaan yang telah disepakati dengan kontrak, serta lelang yang dilaksanakan secara hukum .maka untuk pembayaran tentu dengan jelas mekanismenya.sesuai dengan keppres tentang pelaksanaan proyek pemerintah.
Tidak sesesai secara yang telah ditentukan, sudah jelas beresiko oleh pelaksana, bisa pelaksana diBlecklis. Serta rugi akibat tidak bisa menyesesaikan pekerjaan itu.

Saya menilai kalau tidak siap proyek ini secara kontrak yang telah disepakati ,sesuai hukum, pihak hukum telah bisa menyelusuri keberadaan proyek tersebut yang berada di Batu Besar Nongsa dengan anggaran RP.8.860.396,000 tersebut yang dikerjakan oleh PT. Surya Indah Cemerlang pilihan dinas Tata Kota Batam akan kah sampai keranah hukum.

Arezon , menambahkan  ,Proyek yang tidak siap dikerjakan tentu harus dilanjut untuk tahun sekarang . pekerjaan bisa dilanjutkan tentu harus juga diselesaikan semua permasalahan yang menimpa masalah dalam pekerjaan awal .

Tidak dilanjutkan untuk tahun kedepanya material yang telah dipasang akan rusak karena hujan panas besi akan berkarat kayu penyangga akan hancur dan lapuk tentu akan menambah biaya,material lainya tidak bisa dimampaatkan sebagai mana bahan material siap habis dalam pelaksanaan awal, sudah barang tentu merugian keuangan Negara ,

Arezon Andre SH menambahkan telah dibecklisnya PT. Surya Indah Cemerlang oleh dinas Tata Kota Batam jangan habis disitu saja duduk persoalanya,PPK.PPTK harus diperiksa pihak penegak hukum,proyek tidak siap yang dikerjakan, menurut info dari berapa kontraktor yang berada di Batam harus diusut siapa-siapa yang bertangung jawab tentang pelaksanaan proyek tersebut dari awal diduga perencanaan awal tidak matang.Hasmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *