Direktorat Divisi Anti Satnarkoba Mabes Polri Sita 46 Kilogram Sabu-Sabu 200 Ribu Butir Pil Ekstasi

 

Cirebon .Ovumnews.com--Kapal Bahari 1 sebagai tranportasi pengiriman narkoba jenis shabu dan pil ekstasi dicampur dan ditumpuk bersama tepung sagu. Kapal itu masih dijaga ketat polisi di Dermaga I Muara Jati

Penggerebegan sejumlah tersangka yang kedapatan membawa 46 kilogram sabu-sabu dan 200 ribu butir pil ekstasi yang disita Direktorat Divisi Anti Satnarkoba Mabes Polri di salah satu rumah kontrakan bertempat di Komplek Bumi Citra Lestari (BCL) nomor A2, jalan Jendral Sudirman, Kampung Wanacala Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, (18/3).

Data yang berhasil dihimpun, menyebutkan bahwa barang bukti berupa 46 kilogram sabu dan 200 ribu pil ekstasi tersebut dibawa melalui jalur laut, melalui kapal Bahari 1. Dalam kapal itu ternyata barang bukti narkoba ditumpuk bersama tepung sagu, yang dikirim melalui kapal dari Riau.

Hingga berita ini diturunkan, kapal tersebut yang bersandar di Dermaga 1 Muara Jati terlihat tidak ada aktivitas, akan tetapi masih dijaga ketat oleh petugas kepolisian dari Polres Cirebon Kota. Namun, kapal itu belum diberikan garis polisi, hal ini dikarenakan belum ada perintah dari Mabes Polri untuk diberikan garis polisi.
Penegak Hukum Ditpolair Polda Jabar, Iptu Casanto mengatakan, saat ini kapal itu berada di Dermaga 1 Muara Jati yang diketahui bermuatan tepung sagu. Kapal itu, kata dia, berasal dari Selat Panjang, Kepulauan Riau yang kemudian langsung dibawa ke Pelabuhan Cirebon.
Barang bukti berupa 46 sabu-sabu dan 200 ribu butir ekstasi, saat ini buku pelaut, surat izin berlayar, dan dokumen lainnya disita untuk dikaji dan pendalaman oleh Mabes Polri. Namun, untuk kenapa tidak diberikan garis polisi, lantaran belum ada perintah dari Mabes Polri,” ungkap Iptu Casanto kepada awak media, Jumat (18/3).

Kasie Penindakan dan Kepatuhan Bea Cukai Cirebon, Indra Wijaya mengatakan, terkait adanya penyelundupan narkoba dalam kapal itu, kata dia, bea cukai hanya berkewenangan untuk ekspor impor kapal luar negeri, dan bea cukai juga pengawasan terhadap cukai rokok saja.

Salah satu narasumber yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan, beberapa jam sebelum melakukan penggerebegan di Komplek Bumi Citra Lestari, petugas sempat melakukan hal serupa di Hotel Penta, Jalan Pasuketan, Kota Cirebon.ovn03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *