Dugaan Korupsi Proyek Kantor Bupati Nias Utara Disegel Kejaksaan

 

Sumut.Nias.Ovumnews.com— Penghentian aktifitas pekerjaan melalui penyegelan proyek pembangunan kantor Bupati Nias Utara yang terletak di Kecamatan Lotu, adalah untuk kepentingan penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi pada penyelenggaran pembangunan kantor tersebut.
Penyidik Kejaksaan Negeri Gunungsitoli menyegel bangunan Kantor Bupati Nias Utara tersebut Rabu 12/8/2015 di Desa Fadoro Fulolo, Lotu, namun penyegelan tersebut Belum diketahui apa alasannya.
Bereredar isu kuat dugaan terkait penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kantor Bupati Nisut yang kini ditangani oleh pihak kejaksaan.
Penyegelan berlangsung dari pukul 11.15 hingga 12.00 WIB itu disaksikan aktivis LSM dan sejumlah wartawan dari berbagai media, baik cetak maupun media online,
Konfirmasi langsung ke Pak Kajari saja. Nanti jam 2 akan diadakan konfrensi pers di kantor,” ujar Junius Zega, Kasipdsus Kejari Gunungsitoli kepada IndoNias saat dikonfirmasi. demikian dirilis ovumnews.com
Informasi yang dihimpun ovumnews.com pembangunan kantor Bupati Nias Utara yang terletak di Desa Fadoro Fulolo, Kecamatan Lotu, mulai dikerjakan sejak tahun 2012 oleh PT AGN dengan nilai kontrak Rp 2.989.270.000.
Pada tahun 2013 pembangunan dilanjutkan oleh PT DUS dengan nilai kontrak senilai Rp 3.981.000.000. Pembiayaan proyek pembangunan kantor bupati Nias Utara ini menggunakan sistem kontrak tahun jamak.
Ditempat yang sama Sekretaris Dinas PU Nias Utara, Yulius Zai, yang turut menyaksikan penyegelan kantor Bupati Nisut tersebut oleh penyidik Kejaksaan, mengatakan, kami tidak dapat berbuat banyak.Kami akan ikuti petunjuk dari Kejaksaan. Diprediksi tahun ini pembangunannya ini selesai,” kapnya Yulius. Ovn03

One Response to Dugaan Korupsi Proyek Kantor Bupati Nias Utara Disegel Kejaksaan

  1. Anonim berkata:

    Sayaa sebagai masyarakat Nisut berharap agar segera ada kepastian hukumnya….

     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *