Dugaan Korupsi RTLH, Mantan Bendahara Dinas Sosial Kota Batam di Tahan Kejaksaan

 

Kepri.Batam Ovumnews.com–Terkait Dugaan korupsi RTLH Mantan Bendahara Dinas Social Kota Batam, Raja Muhammad Rizal resmi ditahan di Rutan Barelang Kota Batam, Selasa (22/8/2017) malam.

Tersangka Raja MR sudah tiga kali dipanggil namun tersangka baru memenuhi pemanggilan pada hari Selasa (22/8/2017) Sehingga, penyidik memutuskan untuk melakukan penahanan untuk mempermudah pemeriksaan kasus dugaan korupsi Rp 1,5 miliar.

Kita lakukan penahanan karena untuk mempercepat proses penyelidikan dan proses lebih lanjut,” ujar Sukriadi, di Kejaksaan Negeri Batam, Rabu (23/8/2017).ungkp humas kejaksaan.

Sejauh ini hasil temuan dari Badan Pemeriksaam Keuangan (BPK) Kepri, belum ada dilakukan penyitaan aset karena menurut pengakuan tersangka, uang korupsi tersebut digunakan untuk foya-foya.

Tetapi akan tetap di lakukan penelusuran terhadap aset-aset tersangka,” kata Sukri Untuk tersangka baru, sementara ini beklum ada. Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Sebelumnya, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Batam, Muhammad Chadafi mengatakan, kasus ini berawal dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kepri.
Ada temuan dana sekitar Rp 1,5 miliar sisa kegiatan yang tidak disetor kembali ke kas daerah.Dana itu berasal dari 15 kegiatan Dinsoskam pada 2015 lalu.

Sisa dana yang besar terdapat pada dua kegiatan, nilainya mencapai Rp1,1 miliar. Satu di antaranya, program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekitar Rp 700 juta.
Atas kasus tersebut tersangka Raja MR terancam pasal 2 dan pasal 3 Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *