Dugaan Pengelapan Restibusi Pasar Serikat Sarilamak Limapuluh Kota,Sumbar

 

Payahkumbuh.Ovumnews,com–Sarilamak- Rentang waktu, pasca melapornya Ninik Mamak dan Pucuk Adat Nagari Sarilamak, ke Polres Limapuluh Kota telah terjadi Tindak Pidana Penggelapan/ dugaan pungutan liar retribusi Pasar Serikat Sarilamak ke Polres Limapuluh Kota, 21/7/2016 agaknya merasa apatis/ putus asa.

Pasalnya, adalah Masri Dt.Sinaro Panjang, Pucuk Adat Sarilamak, khususnya selaku Ketua Komisi Pasar, dan Pengelola Pasat Sarikat Sarilamak Priode 2016-3019, yang telah ditetapkan dengan SK Walinagari Sarilamak No.2 Tahun 2016, 11/4/2016 dan Camat Harau, surat No.511.2/38/Ekbang/III-2016, 17/3/2016 ke Kadis Koperasi UMKN,Perindustrian dan Perdagangan Limapuluh Kota, diduga mendapat ganjalan dari oknum-oknum dalam jalankan tugasnya.

Ihwal, ganjalan dari oknum- oknum tersebut disebut-sebut berasal dari kolaborasi pejabat Diskoperindag dan timses IDEAL ( pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih- red) diduga adanya “Penggelapan/Pungutan Liar” retribusi pasar Sarikat Sarilamak, priode 2009- 2016 oleh Komisi dan Pengelola Pasar masa jabatan 2005-2008 yang dipimpin JB. Dt. Kali Nan Putiah.

Dalam.Laporan tersebut, M.Dt.Sinaro Nan Panjang, juga diketahui A.Dt.Mangkuto, Ketua KAN Tarantang, Andri Helmiadi, Walinagari Solok Bio-Bio, serta A.Dt. Bandaro, Pucuk Adat Nagari Harau, paparkan setidaknya senilai Rp.2.3 Miliar hasil retribusi pasar Sarilamak selama rentang waktu 2009-2016 ( Rp.6 juta x 4 minggu x 8 tahun), tegasnya.

Disebutkan adanya dugaan penjualan kios/toko yang baru selesai di bangun oleh oknum pengelola priode 2005-2008 tanpa dasar hukum yang jelas, kata dalam surat laporan tersebut.

Anehnya, meskipun diakui Masril Dt.Sinaro Panjang, oleh Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota, AKP. Chairul Amri Nasution, selaku Penyidik pada suratnya No.B/06/I/2017/Reskrim, 22 /1/2017, tentang Pemberitahuan Perkembangan Penyelidikan, namun hingga berita ini pihaknya tidak pernah diberitahu sejauh mana tindaklanjut penyidikan kasus yang dilaporkan, 21/7/2016 lampau, demikian tanya Dt. Sinaro Panjang.

Tim investigasi media yang telah berupaya mintakan tanggapan Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Harid Hadis melalui Kasat Reskrim, AKP. Chairul Amri Nst di Kantornya di Ketinggian Sarilamak, hingga berita ini belum diperoleh konfirmasinya. EB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *