Hancur Jalan Nasional Dua Bulan Siap Dikerjakan Milik Dinas Prasjal dan Tarkim Sumbar Jalan Kubu Kerambil-Batusangkar (P.035 Pelaksana .PT.Arpex Primadhamor.

 

Padang.Pariangan.Ovumnes.com. Begilah bentuk hasil pekerjaan PT.ARPEX PRIMADHAMOR dalam pelaksanaan pelebaran jalan dan pengaspalan ruas jalan menuju Batusangakar tepatnya di Lipek Pageh Kelok Pauh Pariangan Biaro Sebelum Simabur dari Kota padang Panjang.milik Dinas Prasarana Jalan,Tata Ruang dan Permukiman Prov. Sumbar Paket Peningkatan Jalan Kubu Kerambil-Batusangkar (P.035 dengan nilai proyek Rp 9.034.250.000,00 tahun 2015.

Persoalan kwalitas pengaspalan jalan menjadi perbincangan hangat ditengah – tengah masyarakat. Kali ini, yang menjadi topik adalah kwalitas pengaspalan jalan yang merengkah di Badan jalan Pariangan menuju Batusangakar tersebut.

Dalam pelaksanaan pekerjaan oleh kontraktor pelaksana terindikasi tidak sesuai spesifikasi teknis dan dokumen bestek. Bahkan, kuat dugaan base (pondasi/dasar) dari jalan tersebut kurang padat, sehingga menimbulkan penurunan jalan yang juga berakibat kepada keretakan jalan yang sudah diaspal.

Seperti yang dituturkan oleh Mak Aggah 20/02 yang hendak pergi keladang , mengatakan, bahwa jalan ini baru diaspal bulan Desember kemaren tahun 2015,yang nota bene adalah jalan nasional Lintas Kabupaten, baru sekitar dua bulan berjalan dilakukan pengaspalan dalam rangka pelebaran jalan.Untuk timbunan tanah proyek in diambil oleh pelaksan dari dari lokasi kelok sikumbang.

Namun, dalam beberapa bulan ini, pada badan jalan tersebut sudah mengalami kerusakan seperti, Aspalnya retak diduga dalam pelaksanaan pelebaran timbunan kurang padat diduga telah mengurangi volume diduga direstui pegawas .juga terlihat batu miring yang dipasang untuk penahan badan jalan tersebut juga retak-retak dititik depan pohon.

Dikomfirmasikan kepada pelaksana yang beralamat di bandar buat 23/02 dikantornya bapak pimpinan tidak ada, orang proyek sudah pergi,kata staf kantor Arpex tersebut kepada ovumnews.com.

Awalluddin Aktipis LSM Ampera Indonesia.Mengatakan dengan tegas 22/02 hancurnya jalan Nasional baru dua bulan siap dikerjakan sangat disesalkan pelaksana mengerjakan proyek nilai belasan milyar ,Milik Dinas Prasjal dan Tarkim Sumbar hancur dalam masa pemeliharaan.

Wajarlah proyek yang jauh dari jangkauan masyarakat banyak pelaksana dan pemilik bermain mata demi mengerogoti uang Negara demi mecari keuntungan ,diduga dinas selaku pemilik telah menerima proyek yang diduga kuat tidak sesuai spek ,baru siap diterima proyek hancur begini rupa.

Dilihat dari hasil pekerjaan pelaksana untuk penimbunan diduga telah dimainkan tidak padat, demi mencari keuntungan tampa mengutamakan kualitas proyek yang sesuai dengan umurnya.

Kita minta kepada penegak hukum untuk melakukan penyidikan terhadap proyek tersebut.Proyek hancur dalam masa pemeliharaan nilai Rp 9.034.250.000,00 tahun anggara 2015. Milik Dinas Prasarana Jalan,Tata Ruang dan Permukiman Prov. Sumbar Paket Peningkatan Jalan Kubu Kerambil-Batusangkar (P.035.Ovn 03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *