Hancur Proyek Milik BP Batam Tidak Sesuai Dengan umur kontruksi

 

Batam.Ovumnews.com–Hancurnya proyek yang bernilai ratusan juta tersebut diduga lemahnya pengawasan dilapangan waktu pelaksanaan awal pembangunanya.

Lihat saja proyek milik BP Batam yang di Bangun tahun anggaran 2016 membuat masyarakat setempat mempertanyakan ,melihat proyek hancur berantakan, yang dikerjakan oleh CV.Fokus Renovation selaku pelaksana pilihan BP Batam,hancurnya proyek milik Bp Batam tersebut seperti ada penyimpangan.

Faktanya  proyek yang dikerjakan oleh CV.Fokus Renovation dengan pasangan batu kali saluran dan primer jalur lambat depan perumahan Angrek Mas 2 Kota Batam.dengan nomor kontrak 5127.005.002.051.B/D.02.15.15/PPL-PNBP/5/2016 tanggal kontrak 09 Mai 2016 Masa pelaksan 90 hari kalender, dengan nilai kontrak Rp 384.971 800.

Hasil investigasi dilapangan 23/06 sambung beton yang dibangun tidak menyatu  antara satu dengan yang lainya patah,terlihat  sambungan besi tidak menyatu sebagai mana mestinya.

Turunya pondasi  diduga penanaman pondasi tidak dalam,pada hal tanah nya  berlumpur.hancurnya proyek tersebut karena tidak sangup menahan beban dari tumpukan tanah bekas galian waktu dikerjakan dulu.

Untuk pencampuran material semen dan pasir diduga tidak sesuai dengan aturan yang telah ditentukan besteknya.sebat retaknya meletus di pungung pasangan batu miring tersebut.

Terlihat jelas bagian proyek  turun  patah sebagian sambungan tepatnya dibagian bengkolan.proyek yang dikerjakan oleh CV.Fokus Renovation pilihan BP tersebut gagal konstruksi terlihat dngan kondisi saat sekarang telah hancur berantakan  pondasi turun.

Seorang oknum sat Lantas yang sedang bertugas  dilokasi mengatakan proyek tersebut dibangun tahun 2016.drainase yang belum lama dibuat namun terlihat sudah mengalami kerusakan yang begitu parah.

Wajar saja proyek pasangan batu kali saluran dan primer jalur lambat depan perumahan Angek Mas 2 Kota Batam berangai masyarakat menangapi termasuk Aktipis LSM AMPERA INDONESIA  Arezon Andre SH  pekerjaan proyek tersebut  sangat amburadul tak sesuai bestek gagal konstruksi.

Untuk pekerjaan,tidak saja hancur tapi pata strutur .Buktinya dinding patah ,pondasi turun akibat galian untuk penanaman pondasi dangkal.

Terkesan pekerjaan tak sesuai perencanaan dan kuat dugaan maling volume.termasuk adukan semen tak sesuai takaran dan batu yang digunakan untuk dinding tidak sesuai kontrak.

Dipridiksi batu yang digunakan kebanyakan batu cadas bercampur tanah bukan batu kali yang seutuhnya.sehingga tak melekat dengan adukan semen.Wajar saja proyek baru lima bulan sudah serah terima. Seharusnya proyek yang direncakan umur kontruksi tercapai malah sekarang kondisi hancur-hancuran.Hasmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *