Jembatan Ambruk Telan Korban Jiwa

 

Jakarta Ovumnews–Ambruknya jembatan Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah Provinsi DKI Jakarta yang menelan korban jiwa,diduga akibat lemahnya pengawasan dilapangan.

Proyek yang dikerjakan hanya pembuatan jembatan dan gedung arsip dan jalan penghubung,”diduga akibat lemahnya pengawasan.

kita selaku masyarakat terkait Ambruknya jembatan tentu tidak memberikan informasi pasti sebab itu masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.

pelaksana proyek tentu harus memberikan uang santunan kepada seluruh korban.Sebab konstruksi tersebut belum selesai sehingga masih menjadi tanggung jawab pelaksana.Saat proses evakuasi kemarin,proyek yang menelan korban jiwa dan terluka seluruh pekerja proyek pembangunan tersebut

Seorang masyarakat mengatakan yang tidak mau disebutkan namanya.Ambruknya jembatan tersebut yang menelan korban jiwa, korban berhasil dievakuasi Jumat sore, 31 Oktober 2014, sekitar pukul 16.50 WIB. Korban ditemukan dengan tubuh terselubung semen dalam kondisi tertelungkup di kedalaman sekitar 1 meter di bawah reruntuhan tersebut.

Ambruknya jembatan penghubung gedung arsip yang baru dicor pada Kamis, 30 Oktober 2014, ambruk pagi . Ada sekitar sembilan pekerja konstruksi yang tertimbun reruntuhan. Sebanyak tiga orang tewas di lokasi, lima lainnya terluka, sedangkan seorang pekerja masih dinyatakan hilang.
Berdasarkan identifikasi sementara, korban ketiga yang dievakuasi sore ini bernama Nur Ucup, 33 tahun, asal Purwodadi, Jawa Tengah.

Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta Subejo yang memimpin proses evakuasi mengatakan petugas belum mengetahui posisi satu korban lain. “Agak sulit mencari korban terakhir karena tebalnya reruntuhan,” katanya.
Saat ini, ujar Subejo, petugas berupaya mendatangkan ekskavator untuk memudahkan evakuasi. Kalau mengandalkan bor saja sulit dan memakan waktu lama.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *