Jurnalis Bersenergi Dengan TNI AD Di Perbatasan Untuk NKRI

 

Kepri.Ovumnews.com–Demi kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) diperbatasan, khususnya di Natuna, Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat, melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 0318 Natuna dengan jurnalis terus bersinergi.

Mengingat, kerja keras TNI AD diwilayah perbatasan negara-negara Asean ini, tidak akan diketahui tanpa publikasi terus menerus dari insan pers. “Jurnalis, ujung tombak informasi,” kata Komandan Kodim 0318 Natuna Letnan Kolonel (Inf) Ucu Yustiana ketika minum kopi pagi (coffee morning) bersama di Kedai Kopi Ayong ditemani anggota DPRD Natuna Wan Sofyan, Rabu 26 Oktober 2016. “Oleh karena itu, saya mewakili TNI AD di Natuna akan terus menjalin silahturahmi sesama rekan-rekan jurnalis,” kata Ucu lagi.

Menurut perwira melati dua itu, keinginan ngopi pagi bersama jurnalis, sudah lama ingin dilakukan. Karena kesibukan, hari ini bisa terwujud. Mengingat, ngopi pagi bersama, kegiatan positif, bisa menjadi wadah bertukar pikiran antara jurnalis dengan TNI AD, dalam melaksanakan program kerja untuk kepentingan masyarakat.

“Program kerja TNI AD bukan hanya menjaga kedaulatan negara,” kata perwira lulusan Akademi Militer 1998 itu. “Kita juga siap membantu menggerakan roda perekonomian masyarakat.”Perwira muda dari Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, yang pernah bertugas di Kodam 17 Cendrawasih, Papua dan beberapa satuan itu memaparkan tugas pokok dan fungsi TNI AD, terbagi dua, yaitu : operasi perang dan non perang.

Operasi perang, mempersiapkan pasukan TNI AD dan alutsista-nya, untuk melawan musuh negara dan sekaligus melindungi rakyat Indonesia. Sedangkan operasi non perang, membangun infrastruktur ekonomi masyarakat bersama pemerintah, melalui program kerja Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD). Kemudian, bersama Kementerian Pertanian membuat program cetak sawah di seluruh Indonesia.

Untuk di Natuna, kata Ucu, rencana awal, TNI AD membuka 500 hektar lahan sawah di Natuna. Tapi hasil survei, lahan bisa di buka hanya 137 hektar, di buka di Kecamatan Bunguran Tengah dan Bunguran Batubi. Program pengadaan pupuk dan bibitnya, TNI AD menjalin kerja sama dengan Dinas Pertanian Natuna dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kata Ucu, “Semoga program cetak sawah berjalan sukses, masyarakat dapat menikmati hasilnya.”

Program kerja sosial, TNI AD bersama Kementerian Sosial berencana membangun seribu jamban di Indonesia. Namun tidak dipungkiri, di Natuna, pihaknya merangkul swasta agar program berjalan sukses. “Kita berharap, seluruh wilayah Natuna, termasuk di pesisir terbangun jamban memadai,” katanya. “Semua itu demi kesehatan masyarakat,” katanya lagi, sambil menambahkan, wilayah kerja Kodim 0318 Natuna, meliputi dua kabupaten yaitu : Anambas dan Natuna. Yang terdiri dari delapan Koramil.

Anggota DPRD Natuna Wan Sofyan, merasa senang, dengan terlaksana kopi pagi bersama antara jurnalis dengan TNI AD, khususnya Kodim 0318 Natuna. Sebagai wakil rakyat, ia berharap, kopi pagi ini berdampak positif dalam pergerakan pembangunan daerah. “Saran saya, jika ada masalah berita dilapangan, silahkan klarifikasi terlebih dahulu ke Pak Dandim,” kata Wan Sofyan. “Saya rasa Pak Dandim selalu ada waktu untuk rekan-rekan media.”

Sehingga, kata kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu, tidak terjadi miskomunikasi antara TNI AD dengan media massa di Natuna. Agar kedepan, Natuna tetap selalu kondusif. Kalau daerah kondusif, kata Wan Sofyan, “Pembangunan direncanakan pemerintah pusat untuk Natuna akan berjalan aman dan sukses.inf/Hasmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *