Kasus Korupsi Pengadaan 93 Paket Proyek , 13 SD/MI/SMP/MTs Tahun 2012 senilai Rp17,7 Miliar,

 

Lampung .Ovumnews.com–Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung memberikan isyarat akan menahan tiga tersangka baru kasus dugaan korupsi pengadaan proyek 93 paket perlengkapan sekolah pada 13 SD/MI/SMP/MTs tahun 2012 senilai Rp17,7 miliar, yaitu Reza, Diza Noviandi (Dino) dan Iwan.

Syafrudin, Kepala Kejati Lampung, menjelaskan saat ini penyidik masih menyelesaikan penyelidikan kasus dari pengembangan dari Kejaksaan Agung RI itu. Dalam berjalannya penyidikan itu, penyidik terus memantau perkembangannya khususnya pihak yang paling bertanggungjawab.

Proses tersebut juga mempertimbangkan seluruh pihak yang berkaitan dalam proyek yang merugikan negara sebesar Rp8,9 miliar itu yang dinilai tidak kooperatif hingga menyulitkan penyidikan dapat ditindak secara tegas.

Penahanan sudah pasti, kalau mereka nggak kooperatif, berarti kan menghambat penyidikan. Waktu pelimpahan tahap dua dengan empat tersangka dari Kejagung itu saja, langsung kami tahan,” kata Kajati melalui sambungan telepon, Jumat (23/9/2016).

Kita menjadwalkan waktu pemeriksaan ketiga tersangka itu dan masih dalam tahap pemeriksaan saksi.
“Kita masih tunggu perkembangannya, nantikan penyidik pasti laporan ke saya untuk tindakan selanjutnya, tetapi kalau sekarang ini saya belum mendapat laporannya termasuk jadwal pemeriksaan ketiga tersangka,” kata Kajati.

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati Lampung, Yadi Rahmat mengatakan sampai saat ini penyidik sudah memeriksa sekitar 17 saksi ditingkat penyidikan. “Masih memeriksa saksi, setiap hari penyidik selalu menjadwalkan pemeriksaan saksi, agar tersangka juga dapat secepatnya diperiksa, sehingga perkaranya juga dapat disidangkan,” kata dia.

Kejati sudah memeriksa mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Indra Ismail. Pasalnya, Indra diduga turut menikmati uang sebesar Rp600 juta, berdasarkan kesaksian Edward. Selain itu, beberapa koodinator proyek juga diperiksa lantaran disebut-sebut menerima aliran dana dalam persidangan.

Koordinator yang diperiksa Kejati dan telah mengembalikan uang di Kejagung adalah Reza Fahlevi sebesar Rp1 miliar, Diza Noviandi sebesar Rp500 juta dan Iwan Rahman sebesar Rp500 juta. Sehingga Kejati pun mengeluarkan surat penetapan terhadap tiga tersangka baru.

Perkara ini juga telah menyeret empat tersangka yang sudah divonis, yaitu Tauhidi (mantan Kadisdik), M. Hendrawan (rekanan), dan Aria Sukma S Rizal (PNS) yang divonis 14 bulan penjara. Sedangkan Edwar Hakim (Kasubag Perencanaan) divonis lebih berat dengan 2 tahun dan 8 bulan penjara Ovn03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *