Kayu Hasil Ilegal Logging 20 Kubik Diamankan Polisi Aceh Besar

 

Aceh: Personil Kepolisian Resort (Polres) Aceh Besar megamankan enam tersangka beserta barang bukti sebanyak 20 kubik kayu olahan berbagai jenis hasil pembalakan liar di hutan kawasan Lembah Seulawah, Aceh Besar, sabtu 4 /4). Hutan di kawasan pegunungan Lembah Seulawah, Aceh Besar semakin kritis akibat maraknya pembalakan liar sehingga berdampak pada bencana banjir dan longsor akibat kurangnya kepedulian pemerintah terhadap lingkungan serta lemahnya penegakkan hukum terhadap pelaku illegal loging tersebut.
Enam pelaku ilegal loging di pegunungan Seulawah, Aceh Besar. Para pelaku itu diringkus anggota Reskrim yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Machfud SH dalam operasi di Gampong Bayu, Kemukiman Lamkabeu, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar, Sabtu (4/4), sekira pukul 07.00 WIB.
Penangkapan tersangka. Jumat (3/4) malam pukul 22.00 WIB, oleh anggota Reskrim Polres Aceh Besar meninjau lokasi atas laporan warga, tentang maraknya tebang dan angkat kayu di Bayu. “Setelah pengecekan, lalu hari Sabtu pagi sekitar jam tujuh kita berjumlah 15 orang langsung ke lokasi dan berhasil menangkap pelaku lengkap dengan alat bukti,” kata AKP Machfud.
Barang bukti yang ditemukan berupa 24 kubik kayu hasil olahan yang telah dikerjakan oleh pelaku, serta tiga unit mobil taff badak yang digunakan untuk mengangkut kayu. Sementara keenam tersangka yang ditngkap yaitu, AZ (33), ZI (22), MI (22), RR (17), FH (17), dan JI (15).
Semuanya kita bawa ke kantor. Ada anak di bawah umur beberapa orang, itu kita panggil orang tuanya. Tapi tetap kita mintai keterangan, dan yang pelaku yang dewasa kita periksa lebih lanjut dan berkoordinasi juga dengan instansi terkait,” kata AKP Machfud.
Ia mengimbau masyarakat Aceh Besar agar tidak melakukan praktek ilegal loging lagi, karena akan merugikan masyarakat sendiri. “Sekarang ada dua kasus di Aceh Besar yang terus kita antisipasi, pertama penanaman ganja, dan kedua adalah tebang pohon. Polres Aceh Besar tetap fokus untuk menghentikan dua kasus ini,”ungkap AKP Machfud.Ovn03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *