Kehadiran Anggota DPRD Pasaman Molor Dalam Sidang Paripurna,

 

Pasaman.Ovumnews.com–Ketua Koordinator Gerakan Nasional Pemberantasan Tindakan Korupsi ( GNPK ) Pasaman – Pasaman Barat , Surya Dharma pada awak media di Lubuk Sikaping, Kamis (19/4/2018).

Ia mengatakan, anggota DPRD Pasaman seharusnya lebih meningkatkan kinerja apalagi soal kehadiran sidang paripurna. Sebab, anggota dewan kita sudah ditopang dengan tunjangan transportasi dan tunjangan perumahan yang cukup besar. “Jadi, tidak ada alasan lagi untuk tidak optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” kata Surya.

Setiap anggota DPRD Pasaman disebut – sebut sudah mendapat jatah tunjangan transportasi sekitar Rp.10 juta, dan tunjangan perumahan Rp.3,5 juta rupiah setiap bulannya. “Seharusnya, dengan besarnya tunjangan tersebut anggota DPRD Pasaman harus meningkatkan kinerjanya untuk kepentingan masyarakatnya,” tuturnya.

“Tunjangan perumahan sudah ada, kenapa masih tinggal di rumah masing – masing, pergunakanlah tunjungan tersebut untuk kepentingan masyarakat,” pinta Ketua koordinator GNPK ini sembari mengharapkan Anggota DPRD tepat waktu.

Saat ini, kata Surya pihaknya sangat menyayangkan sikap dan kinerja dari oknum anggota dewan kita yang dinilai lalai dan terkesan setengah hati dalam menjalankan tugasnya selaku perwakilan rakyat di daerah itu.

“Terutama pada setiap sidang paripurna, mereka selalu datang terlambat, bahkan ada juga yang tidak hadir, sehingga mengakibatkan sidang paripurna yang telah diagendakan kerap molor karena tidak memenuhi porum ,ujarnya.

Kata Surya Dharma lagi, seperti pada Sidang Paripurna DPRD Pasaman dalam penyampaian dua Pansus tentang Pembahasan Perda Pembentukan 25 nagari se Pasaman, dan Ranperda Perubahan Perda tentang Wajib tulis baca Al-Qur’an untuk SLTP, SMA, Mahasiswa dan calon pengantin yang dilaksanakan pada, Kamis (19/4) ini.

Surya menyebutkan, sesuai jadwal, sidang paripurna tersebut diagendakan pada, Kamis (19/4) pukul 10.00 WIB. Namun kenyataannya, sidang baru bisa dilaksanakan pada pukul 12.00 WIB.

Seharusnya, dengan adanya tunjangan transportasi dan tunjangan perumahan itu, tidak ada lagi alasan bagi dewan untuk datang terlambat sembari mengharapkan tepat waktu.

Ia berharap, kedepan hal serupa tidak terjadi lagi, karena hal tersebut akan merugikan kepentingan masyarakat pasaman.
Terkait kurangnya kehadiran anggota DPRD Pasaman terutama dalam sidang paripurna, menyikapi hal tersebut Ketua DPRD Pasaman Yasri Rolan mengatakan hal ini selalu kita beritahukan dan sampaikan kepada seluruh anggota dewan untuk lebih meningkatkan lagi kinerjanya.

Seterusnya, Yasri meminta jangan DPRD yang selalu disalahkan, tapi untuk masyakat pasaman pilih lah orang yang pantas dan mau bertanggungjawab. Terang Ketua DPRD yang juga termasuk Politikus Golkar ini.

Sebaik nya , marilah bersama – sama hadir melalui pimpinan partai, yakinkan masyarakat pasaman, ” ujarnya sembari berjalan meninggalkan awak media.

Sementara itu, salah seorang pejabat Pasaman yang engan menyebutkan namanya saat menghadiri sidang paripurna tersebut mengatakan, dengan adanya tunjangan transportasi dan tunjangan perumahan bagi anggota DPRD Pasaman itu, anggota dewan bisa lebih meningkatkan kinerja. Terutama, pada setiap sidang paripurna ,Sebab, selama ini kerap kali tidak memenuhi porum dan menyebabkan paripurna menjadi molor.

”Semoga dengan tunjangan transportasi dan tunjangan perumahan itu bisa berdampak baik kepada anggota DPRD Pasaman. Dalam hal apa pun, terutama tingkat kehadiran ketika sidang paripurna kedepannya,” tukasnya.(Tim Sur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *