Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Inkado Yang Direncanakan Di Batam Kepri Februari atau Maret 2015 Sumut Targetkan Tiga Emas

 

Medan.OvumNews.Com–Pengurus Provinsi Indonesia Karate-Do Sumatera Utara (Pengprov Inkado Sumut) pasang target minimal merebut tiga medali emas dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Inkado yang direncanakan berlangsung di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Februari atau Maret 2015. Target tiga emas itu dibebankan kepada para karateka yang kini sedang dipersiap bertarung dalam Pekan Olahraga Provinsi Sumut (Porprovsu), November ini.
Hal itu diungkapkan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) Inkado Sumut, Rawi Kresna SE saat ditemui MedanBisnis, Jumat (31/10).

Menurut Rawi, persiapan terakhir untuk Kejurnas Inkado di Batam itu sudah dilakukan secara matang. Salah satunya dengan menggelar training camp (TC) sentralisasi dengan memusatkan pelatihan di Dojo Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (LPPM USU). Di dojo itu, para karateka yang berada di luar daerah akan ditangani pelatihnya untuk mengikuti TC selama 4 bulan ke depan. “Sebab, Kejurnas Inkado akan digelar antara Februari atau Maret 2015, jadi persiapan itu akan cukup,” ucap penyandang sabuk hitam DAN V itu.

Rawi Kresna juga mengungkapkan, atlet yang berhak mengikuti TC itu merupakan hasil dari Sirkuit Inkado 2014 yang telah digelar beberapa waktu lalu. Mereka yang berprestasi itu bekisar 40 karateka langsung dikumpulkan untuk berlatih bersama di Dojo LPPM USU. TC itu pun sudah dimulai pada hari Kamis (30/10).

Selain itu, konsep yang dilakukan Pengprov Inkado Sumut adalah dengan menerapkan short list dan long list untuk melihat perkembangan para karateka tersebut. Terutama apabila ada pemangkasan, maka short list dan long list itu akan menjadi tolok ukur kesimpulan penilaian. “Jadi yang benar-benar terbaiklah kita kirim ke kejuaraan nasional,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa TC perdana ituakan digelar dua kali dalam seminggu. Pertimbangannya karena rata-rata karateka Inkado yang dikumpulkan itu berstatus pelajar. TC itu dipimpin langsung Rawi Kresna dibantu pelatih Friska Juni Sirait SPd, Mariana Sitepu SPd, Yudha dan Askari.

Sementara itu, Ketua Keluarga Sabuk Hitam Pengprov Inkado Sumut, Prof Dr Ir Bustami Syam MSME menambahkan, pada Kejurnas Inkado di Batam itu selain pertandingan juga akan ada coaching clinic untuk pelatih, termasuk juga ujian DAN Nasional. Inkado Sumut sendiri kemungkinan akan mengirimkan 15 karateka sabuk hitam untuk mengikuti ujian kenaikan DAN tersebut.

“Untuk di Medan sendiri sudah ada DAN IV, DAN V dan DAN VI, kalau DAN VI sudah masuk ke dalam anggota dewan guru. Jadi, ujian itu dari sabuk coklat Kyu I ke DAN I, DAN I ke DAN II, DAN II ke DAN III dan DAN III ke DAN IV, kalau DAN V di Sumut baru Rawi Kresna,” jelas Prof Bustami.

Ia juga mengatakan, dampak dari kejurnas tersebut lebih pada fokus pengembangan Inkado sendiri. Ia berharap dengan lahirnya prestasi maka akan semakin banyak cabang perguruan Inkado lahir di sekolah-sekolah. Di sisi lain ia juga berharap karateka Inkado dapat masuk ke dalam tim Forki Sumut untuk mengikuti ajang sekelas PON.
Harapannya sih seperti itu. Tentu kita sangat berharap karateka Inkado berpartisipasi di PON Bandung 2016. Tapi selain itu kita juga sebenarnya bisa berharap dari perguruan untuk terbang ke tingkat nasional,” katanya.

Maksud Prof Bustami, untuk ajang setingkat PON tentu memiliki tahapan-tahapan. Begitu juga dengan Kejurnas Inkado sendiri. Namun ia menilai kalau menuju ke tingkat nasional melalui perguruan peluangnya lebih besar dibandingkan ke arena PON. “Ya jalurnya memang berbeda, namun kalau dari perguruan dengan ikut kejurnas, bisa mengikuti KSAD Cup atau Asian Open Tournament dan sebagainya yang sifatnya juga event nasional bahkan internasional,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *