Kementerian PU dan Perumahan Rakyat untuk merealisasikan janji dari Kementerian yang belum terealisasi ,Usulan Pemko Solok

 

Solok, Ovumnews.com–Sekitar 559 rumah masyarakat di Kota Solok berada dalam kondisi tidak layak huni. Terkait itu, Pemerintah Kota Solok mengharapkan bantuan kepada senator DPD RI asal Sumbar untuk memperjuangkan melalui Kementerian PU dan Perumahan Rakyat untuk merealisasikan janji dari Kementerian yang belum terealisasi.

Walikota Solok melalui Kadis sosnaker Kota Solok, Edi Candra, ketika dengar pendapat masyarakat dan sosialisasi Empat pilar kebangsaan dengan Senator DPD RI asal Sumbar, Nofi Candra di Ampang Kualo, Minggu (14/12). Selain kadis Sosnaker Kota Solok, hadir dalam acara itu Ketua DPRD Kab. Solok Hardinalis, SE, MM, ketua dan anggota Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kota Solok dan utusan dari maha¬siswa.
Ditengah keterbatasan dana APBD, Pemko Solok sudah memulai dengan program untuk merenovasi sekitar 6 unit rumah tidak layak huni, namun hal itu tentu tidak memadai. Terkait itu, sebe¬lumnya pihak Pemko Solok sendiri juga telah mengajukan proposal kepada Kementerian, bahkan sudah dijanjikan oleh deputi Kemenpera sebanyak 410 rumah, namun belum ada realisasinya hingga kini. “Kita berharap melalui anggota DPD RI dapat mendorong Kemen¬terian untuk percapatan usulan ini,” tuturnya.
Anggota DPD RI Nofi Candra menyebutkan kehadirannya ke daerah pada masa reses ini, selain untuk mensosialisasikan empat pilar kebangsaan kepada masyarakat, juga mendengar langsung aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait berbagai persoalan yang terjadi saat ini. “Melalui lembaga MPR dan DPD, keluhan dan aspirasi masyarakat akan kita sam¬paikan langsung kepada kemen¬terian terkait,” ujarnya.
Terkait sosialisasi empat pilar kebang¬saan ini, Nofi memandang Empat pilar sudah menjadi bagian dari soko guru kehi¬dupan berbangsa di negara ini, karena itu harus terus disosia¬lisasikan kepada masya¬rakat. Tersebab itu, peran lembaga MPR sebagai penjelmaan seluruh rakyat Indonesia, memiliki tanggung jawab untuk mengukuhkan nilai-nilai fundamental kehidupan ber-bang¬sa dan bernegara, sesuai dengan mandat konstitusional yang diembannya.
Dengan tugas dan fungsinya itu tambah Nofi, MPR terus melaksanakan tugas memberikan pemahaman nilai-nilai luhur bangsa yang terdapat pada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika kepada masya¬rakat. (h/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *