Korem 032 Serta Dandim 0307 Kapolres,Kejaksaan, Beserta SKPD Laksanakan Program Ketahanan Pangan Di Ttanah Datar

 

Tanah Datar, Ovumnews.Com–Sebagai wujud kepedulian satuan dalam mendukung program pemerintah khususnya ketahanan pangan di wilayah Tanah Datar menuju swasembada pangan kurun waktu 3 tahun kedepan, Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Kav Sutrisno Wibowo bersama prajurit dan masyarakat petani turun ke sawah melaksanakan kegiatan uji coba budidaya padi dengan menggunakan Ramuan Organik Tanaman (Rotan) bertempat di Jorong Gudam nagari Pagaruyung bersama Keltan Sawah Tabek yang ditandai dengan Penanaman perdana oleh Bupati Tanah Datar M. Shadiq Pasadigoe, Kamis (28/1).
Dalam acara tersebut hadir Komandan Korem 032 Wirabraja, Kapolres Tanah Datar AKBP Nina Febri Linda dan Kapolresta Padang Panjang, Kepala Kejaksaan Negeri Batusangkar, Pimpinan SKPd Terkait , jajaran Kodim 0307 Tanah Datar dan Masyarakat setempat.
Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Kav Sutrisno Wibowo dalam sambutannya mengatakan berdasarkan perintah Komandan Korem 032 Wirabraja tentang jajaran TNI-AD diserukan untuk ikut berperan aktif dalam memprakarsai dan mendukung program ketahanan pangan nasional. Karena dengan terwujudnya ketahanan pangan masyarakat, hal itu akan mendukung pula upaya mewujudkan ketahanan wilayah .
Untuk uji coba dipergunakan lahan milik Keltan Sawah Tabek seluas 1 Ha di bawah bimbingan Serka Rusiadi BabinsaKodim 0307Tanah Datar ini nantinya akan dijadikan sebagai lahan percontohan oleh Kodim 0307 Tanah datar dalam penerapan penggunaan pupuk cair Rotan untuk tanaman padi sabatang, ungkap Dandim Letkol Kav Sutrisno Wibowo.
Pada kesempatan tersebut Bupati Tanah Datar M. Shadiq Pasadigoe mengtakan sejalan dengan tehnologi pertanian yang maju dan modern tentunya petani akan selalu mengutamakan keselarasan dan keseimbangan alam dengan meminimalisir penggunaan produk-produk kimia tetapi dapat mencapai hasil produksi yang maksimal tanpa merusak dan mempengaruhi siklus alam dan kesuburan tanah.
Saya sangat memberikan apresiasi yang tinggi kepada TNI-AD melalui dandim 0307 Tanah Datar yang telah melakukan terobosan baru di bidang pertanian sekaligus ini merpukan bukti keberpihakan TNI kepada rakyat dan itupun merupakan aksi nyata, ungkap Bupati Shadiq.
Budidaya padi di demplot secara organik juga membutuhkan perbaikan irigasi dimana pada tahun 2015 ini kabupaten Tanah Datar melakukan per4baikan irigasi seluas 2000 Ha dan itupun telah diawali oleh Kodim 0307 Tanah Datar bersama Kelompok TaniPulau bandaro Gudam ngari Pagaruyung, pungkas Bupati Shadiq memberi apresiasi.
Sementara itu untuk diketahui dari hasil ubinan (perhitungan produksi), tanaman padi yang memakai pupuk organik ini, berhasil memberikan panen gabah kering panen sebanyak 4,3 ton per hektare. Dari sisi harga, beras organik relatif mahal atau setara dua kali lipat dengan beras nonorganik. Kalau beras non organik laku Rp 6 ribu, maka beras organik harganya Rp 12 ribu per kilogram.
Dengan sistim pertanian organik di Indonesia sudah ada rekor Nasional mewujudkan hasil padi sampai dengan 22 ton per hektar, Selain menerapkan sistim organik pada penggunaan pupuk dan pembasmi hama hal yang tidak bisa di abaikan adalah dengan rekayasa pola tanam, banyak pola tanam yang bisa digunakan yang salah satunya adalah dengan pola Jajar legowo 2:1, 3:1, 4:1, 5:1, 6:1 dan 7:1 dari banyak Jajar legowo ini yang paling banyak digunakan adalah Jajar legowo. Hms

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *