Korupsi PT Sang Hyang Seri Solok Mantan Bos BUMN DiDakwa

 

Sumbar.Padang.Ovumnews.com—Kasus korupsi PT Sang Hyang Seri (SHS) Solok, Mantan Kepala Cabang, Emri Sain (56) didakwa mengkorupsi uang bantuan bagi kelompok tani (Poktan) pada program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) 2012. Terdakwa melakukan korupsi bantuan yang seharusnya dinikmati oleh kelompok tani dengan nilai total Rp3,6 miliar.

Wahyudi Kuoso, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam dakwaannya mengatakan , dana pinjaman itu berasal dari laba usaha dua BUMN yaitu PT Garuda dan PT PLN. Sementara PT SHS Solok ditunjuk sebagai BUMN yang menyalurkan dana itu kepada kelompok tani.

Dengan rincian dana yang dicairkan dari PT Garuda sebesar Rp2 miliar, untuk tiga kelompok. Kelompok tani yang tercantum sebagai penerima adalah Sumber Rezeki (Sukatma), Tani makmur (Nandang Tri Waluyo), dan Usaha Bersama (Pujianto).

Namun dari PT PLN sebesar Rp1,6 miliar untuk enam kelompok tani yaitu Duri Berbunga (Neli Zarwati), Suka Maju (Rahmat), Tepi Solo Sepakat (Warimin), S3 Makmur (Yan Bachter), Gaung (Diana Rozi). Hanya berjalannya waktu setelah dana dicairkan, akhirnya diketahui bahwa uang tersebut tidak sampai pada kelompok tani.

Emri Sain yang terdakwa dibantu asistennya Efriyanti (terdakwa II), diduga telah memfiktifkan pengajuan proposal dari kelompok tani tersebut. Proposal dibuat seolah-olah memang diusulkan oleh kelompok tani, padahal yang membuat oleh terdakwa.

Hasil audit yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumbar, diketahui perbuatan terdakwa telah merugikan negara sebesar Rp3,6 miliar. Kerugian timbul karena dana yang seharusnya dapat membantu kelompok tani dan mengembangkan Program Gerakan peningkatan produktivitas pangan Berbasis Korporasi (GP3K).

Kedua terdakwa melanggar pasal 2 ayat (1), Juncto (Jo) pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-undang 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Pada bagian lain perkara itu dipimpin majelis hakim yang diketuai Mahyudin, beranggotakan Irwan Munir, dan Zalekha, dan panitera pengganti Rajul Afkar. Ovn03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *