LPM Kota Batam dan Lakip Kepri, Pertanyakan Proyek Bedah Rumah Belakang Padang Kota Batam Diduga Bermasalah Harga 1 Ton Kayu RP 3.950.000

 

Batam Ovumnews.Com--Proyek bantuan bedah rumah (bedrum) di Belakang Padang Kota Batam Tahun 2014, diduga bermasalah. Soalnya, bantuan yang diperuntukkan bagi masyarakat rumahnya berloksi diatas laut dan pingir laut,.diduga kurang propisionalnya pengawas dilapangan untuk menyelesaikan persoalan berakibat bangunan tersebut terlambat siap dikerjakan.diduga ada kongkalingkong dalam memberikan harga material tinggi kepada penerima bantuan .
Dua kelurahan mendapat bantuan Bedah rumah dengan jumlah 101 rumah, Sekanak Raya ,Kampung Bugis Pasir Putih.RT 03 RW 01 ,51 buah rumah,Kelurahan Tanjung Sari 50 buah rumah, jumlah 101 rumah yang dibantu pemerintah melalui dinas Sosial Kota Batam, yang dipimpin oleh Kepala Dinas Kamaruzzaman. Azman selaku PPK di Dinas tersebut. Amir Staf Lurah Belakang Padang, selaku pengawas dilapangan bedah rumah yang berada diKecamatan Belakang Padang tahun anggaran 2014 akan kah berhadapan dengan pihak hukum.
Hasil investigasi dilakukan Ovumnews.Com Beserta Ketua LPM Kota Batam Syarifruddin Sa,adoen.juga selaku Ketua (DPD AJAKI) Kepri ,Asosiasi Jurnalis Anti Korupsi Indonesia Juga didampingi Zulman Suliki.selaku (LAKIP Kepri ) Lembaga Pengawasan Kinerja Pemerintah Republik Indonesia . 18/07 kayu tiang kecil-kecil,kayu yang diberikan kepada masyarakat tersebut diduga asal jadi. Terutama untuk pintu yang diberikan kepada penerima bantuan terindikasi tidak sesuai RAB.
Harga material diberikan kepada penerima bantuan tinggi,jauh dari angaran harga pasaran yang ada diKota Batam.dan ditoko sekitar Kecamatan Belakang Padang .
Harga. 1 sak Semen Rp 63,200, pasir 1m .230.000. Krikil 1m 550,000 1 btg besi dia meter 6mm,36,000 1 btg besi dia meter 8mm55,000. 1 btg besi dia meter10mm 73.000.1 atap spandek 49,200.1 rabung spandek 37,950.1 dinding celcon 11500.1 btg baj ringan gording V,90.000 1btg baja ringan kuda-kuda U 102.900.1 buah pintu kayu RP550.000.1 buah pintu kamar WC RP 220,000 1 buah jendela kaca nako 7 daun 130.000.1 buah kunci pintu 150.000.ensel 18200. Grendel 13,300 1 kaleng cat air Q –LC mrek nipon 65 liter rp 273,000, cat minyak 5000 1kg platon 45600.Dempul rj 1kg 27.000.Cat ter /minyak hitam 12,000.1kg paku 20700.Closet jongkok RP160,50. 1 btg Tiang tongkat 44,840 1btg kayu bulat untuk skor t 19,800.1 Ton kayu ukuran 2x4x16 RP,3,795.000 1 Ton kayu ukuran 2x3x16 3,795.000, 1 Ton papan lantai Rp 3,795.000. 1kp dinding nusa boar /gncversne Rp 165.000.
Masyarakat kelurahan Sekanak Raya menambahkan, di Kecamatan Belakang Padang ada dua kelurahan yang mendapat bantuan bedah rumah . Pengawas untuk bedah rumah yang berada disini dari Staf lurah sini.Untuk kelurahan Tanjung Sari lansung orang toko menjadi pengawas kayu lewat laut banyak juga resikonya,
Kayu di Batam ini mana ada yang legal.itu sebabnya bangunan rumah masyarakat yang dibantu terlambat siap.Harga kayu terlalu tinggi pelaksana dalam memberikan bantuan diduga banyak potongan harga di berikan kepada masyarakat yang menerima bantuan tersebut secara tidak lansung menaikan harga.menurut info kayu untuk bedah rumah ini diambil dari pulau Teluk Sunti.
Dikomfirmasikan kepada Amir selaku pengawas bedah rumah tersebut mengaku, seorang klining servis dikelurahan Sekanak Raya kita hanya menjalani perintah atasan pak untuk menjadi pengawas bedah rumah ini,
Menyediakan material keperluan bangunan ini adalah orang toko.Terlambatnya bangunan ini siap karna kayu dari pihak toko belum sampai hari raya ini.itulah sebabnya bangunan terbengkalai sampai saat sekarang.
Jumari selaku pihak penyedia kayu dan material hihubungi lewat pesat singkat dengan no hp 08137248xxxx tidak menjawab.
Azman Selaku PPK dikomfirmasi lewat pesan singkat dia menjawab 18/07 tanya saja kepada kelurahan setempat , Kamaruzzaman Selakuku Kepala Dinas Sosial yang dikomfirmasi lewat pesan singkat tidak ada jawabanya.
Syarifruddin Sa,adoen.selaku ketua (DPD AJAKI) Kepri ,Asosiasi Jurnalis Anti Korupsi Indonesia Juga menjabat selakuku ketua LPM kota Batam, dengan tegas mengatakan 25/07 ,tidak siapnya bangunan bedah rumah yang dilakukan dinas Social tersebut diduga telah menyalahi aturan yang ada dalam RAB tentang perjanjian dalam pelaksanaan perturan bedah rumah tersebut.
Kuat dugaan akibat perencanaan tidak matang dari awal, PPK harus melakukan pekerjaan, dan menujuk orang yang mengerti dalam pelaksanaan terutama untuk melaksanakan penyedian material .
Saya melihat untuk menyediakan material bangunan bedah rumah di Belakang Padang tersebut diduga asal jadi harga sangat tinggi terutama harga kayu, dan masyarakat butuh setegah Ton papan,kali 50 rumah tentu sudah jelas 25 Ton pihak toko harus mendapatkan kayu tersebut sesuai dengan RAB yang telah ditentukan.Dua kelurahan mendapat bantuan jumlah rumah dibedah tentu 2 kali 25 Ton jumlah rumah 100 rumah untuk kecamatan Belakang Padang .
Mendapatkan kayu 50 ton untuk bedah rumah di Belakang Padang bukan hal murah,semua materil lewat laut tentu dari awal perecanaan matang .kayu yang diambil tentu jelas dari mana asal usulnya.Harga material yang berikan kepada masyarakat tentu sesuai dengan harga pasaran dilapangan dan harga stadar.
Penangung jawab dari awal pelaksanaan bedah rumah ini harus membawa LPM sebangai pendamping .LPM sudah jelas Lembaga PemberdayaanMasyarakat,serta kerja sama dengan BKN setempat.
Arezon Andre SH,Selaku Aktipis LSM Amepera Indonesia. 27/07 mengatakan proyek bedah rumah tersebut adalah untuk masyarakat miskin,rumahnya dibongkar dibangun kembali jangka waktu yang telah ditentukan perencanaan.
Pihak pemilik proyek harus matang untuk mendapat material dari mana asalnya, dimana lokasinya cukup atau tidak, pihak penyedia material sanggup mengadakan yang dibutuhkan,supaya tidak timbul masalah dikemudiannya.
Terlambatnya siap, mahalnya harga kayu, diduga tidak sesuai dengan perencanaan awal, tidak sesuai RAB tentu pihak penegak hukum sudah jelas akan turun tangan untuk mengusut masalah ini.menyangkut tempat tinggal masyarakat dan keuangan Negara.
Diduga adanya indikasi Korupsi akibat harga material diberikan kepada masyarakat diatas standar bagi penerima bantuan tersebut, Adanya berita ini pihak penegak hukum sudah bisa meninjau keberadaan Bantuan Bedah Rumah untuk masyarakat Kota Batam ini. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *