LSM Ampera Curigai…Kekayaan Oknum Mantan Kadis PU Limapuluh Kota Fantastis

 

Limapuluh Kota-Ovumnews.com– Pada prosesi pelantikan dan pengukuhan, , terhadap 680 pejabat di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota, Kamis (29/12) siang, sosok Kadis Pekerjaan Umum, Edwar.S.Pi, di mutasi menjadi Kepala Badan Ketahanan Pangan Kab. Limapuluh Kota. Terdengar pro dan kontra pasca pengukuhan tersebut.

Berdasarkan pengamatan wartawan disela-sela usainya pelantikan dan pengukuhan, terhadap sebanyak 680 pejabat di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota itu, ramai komentar pro dan kontra terdengar kiri dan kanan di mutasinya sosok mantan orang nomor satu di dinas teknis itu, seputar rumor tak sedap bahwa sebelum dipercaya menduduki Kadis PU, di era kepemimpinan bupati Alis Marajo, selain tidak dikenal juga seorang oknum ASN biasa- biasa saja.

Dari rumor tak sedap yang berseliweran ditengah- tengah kerumunan ASN pasca prosesi pelantikan dan pengukuhan, sebanyak 680 pejabat di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota itu, meskipun kini di mutasi sebagai Kepala Badan Ketahanan Pangan Kab. Limapuluh Kota, oleh Bupati Irfendi Arbi, hal tersebut dituduhkan banyak pihak, adalah strategi “kolaborasi busuk”, antara Irfendi Arbi dan Edwar guna mengalihkan perhatian publik, terhadap status ekonomi mantan Kadis PU, yang kondisinya sangatlah fantastis dan bertolak belakang dengan gaji serta tunjangan bagi seorang Kadis PU Kab. Limapuluh Kota.

Setidaknya, dari akurasi data yang diperoleh LSM AMPERA Indonesia, yang dikomandoi E, Hafri Bendang, dalam eskposenya bahwa sedikitnya Rp.100 Miliar nilai beberapa aset yang dimiliki Edwar, semasa dipercayai sebagai Kadis PU. Kab. Limapuluh Kota, demikian kata E.Hafri Bendang.

Berdasarkan data yang diperoleh LSM AMPERA Indonesia, diketahui sosok mantan Kadis PU itu, diketahui diera kepemimpinan di dinas teknis itu, selain berhasil mengoleksi satu unit rumah mewah ditaksir nilai Rp.2 Miliar di Kel. Tanjung Pauh Kec. Payakumbuh Barat, dan 4 unit ruko yang berada di seputaran Jalan Sukarno Hatta Payakumbuh (yakni, 1 unit Kel. Padang Tinggi, 2 unit di Kel. Bulakan Balai Kandih, dan 1 unit di Kel. Pakan Sinayan Kec. Payakumbuh Barat), ditaksir bernilai Rp.8 Miliar.

Juga berdasarkan temuan LSM AMPERA Indonesia, mantan Kadis PU itu, juga berhasil mengoleksi 3 Kavling tanah, masing- masing 3000 Meter di ruas jalan utama Kel. Padang Karambil Kec. Payakumbuh Selatan, dengan taksiran harga senilai Rp.3,5 Miliar. Terus, diketahui juga membeli kavling tanah dan bangunan ( Agen Gas Elpiji- red) di ruas jalan Kel. Subarang Batung Kec. Payakumbuh Barat, yang ditaksir nilai Rp. 3 Miliar, serta kavlingan tanah seluas 30 Ha diruas jalan raya Pangkalan- Gunung Malintang, yang ditaksir nilai Rp. 30 Miliar.

Lebih fantastis lagi, berdasarkan temuan LSM AMPERA Indonesia, oknum mantan Kadis PU itu, kini diketahui telah melakukan take over kavlingan tanah serta SPBU (Satuan Pengisian Bahan Bakar- red), strategis di Kel. Parit Rantang Kec. Payakumbuh Barat, dengan harga senilai Rp.6 Miliar, plus beberapa unit truck serta mobil dengan taksiran aset senilai Rp. 2 Miliar.

Dipaparkan E.Hafri Bendang, ternyata oknum mantan Kadis PU itu, dikenal tuduhan licik serta piawai mengamankan kebobrokan kinerjanya yang menggrogoti APBD Kab. Limapuluh Kota, karena diketahui seabrek aset- aset yang diperolehnya semasa menjadi orang nomor satu di dinas PU Kab. Limapuluh Kota itu, tidak satupun mengatas namakan dirinya, Namun tercatat atas nama isteri tercintanya, Ny, Irna Zulia, jelas E. Hafri Bendang.

Ditegaskan E. Hafri Bendang. Menyikapi kondisi yang tidak wajar, kondisi ekonomi seorang mantan Kadis PU Kab. Limapuluh Kota, Edwar. S.Pi, yang menurut catatan LSM AMPERA Indonesia, dari beberapa sumber yang layak di Sarilamak, bertolak belakang dengan kondisinya sebelum menjabat orang nomor satu di PU Kab. Limapuluh Kota di era Bupati Alis Marajo, tentunya ditenggarai berpotensi dijerat UU No.31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dan akan melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK RI) di Jakarta.

Dilain pihak wartawan yang telah beberapa kali berusaha memintakan tanggapan oknum mantan Kadis PU, kini menjabat Kepala Badan Ketahanan Pangan Kab. Limapuluh Kota, Edwar, serta melalui pesan singkat di nomor ponselnya, hingga berita ini diekspose, belum didapati jawabannya. (ovn03).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *