LSM Tepikor RI Pasaman Akan Melaporkan Secara Hukum,

 

Diduga ada Kecurangan,Proyek Pembangunan Jalan Propinsi di “Kabupaten Pasaman. Dikerjakan oleh CV. Trully Karya Mandiri

Pasaman, Ovumnews–-Ketua LSM Tipikor. RI. Pasaman.Oyon Hendri menyurati PA, KPA,PPK,dan PPTK. Terkait adanya dugaan terjadinya kecurangan kontraktor pada pelaksanaan Proyek jalan Propinsi di Kabupaten Pasaman yang diduga berpotensi merugikan keuangan Negara.

Surat yang bernomor:040/Tipikor/Pas-2017. yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pekerjaan umum Dan Penataan Ruang Propinsi Sumatera Barat.

Lebih lanjut Oyon menyampaikan poin-poin dugaan kecurangan yang dilakukan kontraktor yang melakukan pekerjaan paket Propinsi di Pasaman yang ditujukan kepada PA, KPA ,PPK dan PPTK, bahwa berdasarkan investigasi LSM Tipikor RI. Dan awak Media telah terjadi dugaan kontraktor pelaksana bermain curang demi mencari keuntungan pribadi, pada pekerjaan proyek Pembangunan jalan Propinsi di “Kabupaten Pasaman Propinsi Sumatra Barat.

Paket Proyek jalan yang diduga banyak kecurangan tersebut diantaranya pada paket peningkatan jalan Tapi -Muaro Sungai kilo, paket jalan kumpulan Padang sawah serta Paket jalan lubuk dikepung tong talu.

Menurut Oyon paket proyek Propinsi di Pasaman tersebut sangat berpotensi melanggar speksifikasi dokumen kontrak. Bedasarkan hasil investigasi kami dilapangan banyak kami temukan kejanggalan pada pekerjaan proyek tersebut. Jelas Oyon.

Kejanggalannya robohnya pasangan batu dam pinggir jalan pada paket jalan Panti-simpang empat, yang dikerjakan oleh CV. Trully Karya Mandiri., Tidak adanya lantai kerja atau koporan pasangan batu pada proyek tersebut.

Tidak satupun kontraktor melaksanakan pemasangan batu atau dam pinggir jalan yang mengacu pada petunjuk standar SNI 03-3441 tahun 1994 tentang tata cara pemasangan batu.

Ketebalan timbunan badan jalan sering dimainkan dan diduga para kontraktor dengan sengaja melanggar speksifikasi perencanaan untuk mendapatkan untung .

Rapuhnya pasangan batu dan pinggir jalan, disebabkan karna komposisi adukan semen yang tidak sesuai dengan dokumen perencanakan.

Ketua LSM Tipikor RI Pasaman sangat mengharapkan kepada pihak terkait yang kami surati sebelum pekerjaan berlanjut kepada tingkat yang lebih rumit, kami sarankan kepada PA, KPA, PPK Serta PPTK, untuk turun kelapangan melakukan invrstigasi pada proyek tersebut.

Pekerjaan yang melanggar dokumen kontrak yang mengakibatkan kegagalan perencanakan sebagaimana yang diatur dalam undang-undang jasa Kontruksi Nomor:18 tahun1999 pada BAB VII pasal 29 ,pasal 30 BAB X, pasal 41, pasal 42,pasal 43, ayat I, ayat 2, dan ayat 3.menetangkan cukup jelas.

Barang siapa yang melakukan pekerjaan konstruksi yang tidak mematuhi ketentuan, keteknikan, mengakibatkan kegagalan pekerjaan konstruksi dan kegagalan bangunan dikenai pidana 5,tahun penjara. Dan denda 10 persen dari nilai kontrak.proyek dibongkar dan tidak dibayarkan.

Kalau saran dan pendapat yang kami sampaikan tidak ditanggapi atau diabaikan kami atas nama LSM Tipikor RI akan Melaporkan secara hukum yang berlaku. Kami akan mengawal.dan mengawasi setiap proyek yang melakukan kecurangan sampai kepengadilan,, tegas Oyon Hendri. (Rismainaldi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *