Mapolres Karimun Musnahkan 2,8 Sabu

 

Kepri.Karimun.Ovumnews.com–Mapolres Karimun, musnakan sebanyak 2,8 kilogram narkoba jenis sabu-sabu di Senin (10/4). Sabu-sabu sebanyak itu berasal dari dua kasus yang berbeda. Selain itu, polisi juga memusnahkan 3.430 happy five atau emirin. Pemusnahan narkoba tersebut dengan cara dilarutkan dengan air panas, sementara bungkusan happy five dibakar.

Kapolres Karimun AKBP Armaini kepada sejumlah media di ruang kerjanya mengatakan, sabu-sabu yang dimusnahkan tersebut salah satunya berasal dari kasus 2,65 kilogram. Namun, tidak semua barang bukti hasil tangkapan polisi dimusnahkan. Sebagian lagi disisihkan sebagai barang bukti di persidangan dan sebagian lagi untuk uji laboratorium.

Pemusnahan narkoba tadi berasal dari dua tangkapan berbeda. Tangkapan pertama, tersangka Haryono dengan barang bukti sebanyak 2.397,51 gram dengan tangkapan 2,65 kilogram. Tersangka kedua Deni Siswandi, barang bukti 494,65 gram dengan tangkapan 517,65 gram. Sebagian barang bukti disisihkan untuk sidang di pengadilan dan uji lab,” terang Armanini.

Pemusnahan barang bukti tersebut, diatur berdasarkan UU no.35 tahun 2009 tentang narkotika. Agar pemusnahan itu transparan, maka pihaknya mengundang pihak Kejaksaan, Pengadilan dan Bea Cukai yang telah melimpahkan kasus penangkapan sabu-sabu dari Malaysia.

Cara pemusnahan barang bukti narkoba itu ada berbagai cara, kalau untuk narkoba jenis sabu-sabu dan happy five biasanya dengan cara dilarutkan dalam air panas atau juga dengan cara diblender. Sementara, narkotika jenis ganja biasanya dimusnahkan dengan cara dibakar,” terangnya.

Penangkapan sebanyak 2,65 kilogram narkoba jenis sabu-sabu dan 3.500 butir happy five diselundupkan dari Malaysia oleh dua pengedar inisial YL dan RC. Keduanya warga Karimun, Barang haram itu diselundupkan dengan pompong yang ditangkap di Desa Pangke, Kecamatan Meral, Jumat (17/3).

Awalnya dua pelaku berangkat ke Malaysia pada Selasa (14/3) lalu melalui pelabuhan resmi. Di Malaysia, keduanya kemudian menjemput sabu-sabu dan mengantarkannya ke pompong yang dinakhodai Haryono. Keduanya kembali ke Karimun lewat jalur resmi. Namun, salah satu pelaku masih dalam buron.

Barang bukti 494,65 gram sabu-sabu yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil tangkapan petugas Bea Cukai di Pelabuhan Internasional Karimun dengan jumlah tangkapan sebanyak 517,65 gram. Sabu-sabu tersebut dibawa oleh Deni Siswandi dari Malaysia pada Jumat (17/3).

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun Bernhard Sibarani dalam keterangan pers di kantornya, Senin (20/3) mengatakan, penumpang kapal ferry MV Putra Maju 07 inisial DS, warga negara Indonesia asal Medan yang berlayar dari Pelabuhan Kukup Malaysia menuju Tanjungbalai Karimun ditangkap karena kedapatan menyimpan sabu-sabu.

Kata Bernhard, pada awalnya petugas Bea Cukai melakukan profilling dan mencurigai tingkah laku salah satu penumpang yang terlihat gugup dan gelisah ketika akan melewati mesin pemeriksaan X-Ray. Karena curiga, maka petugas kemudian melakukan pemeriksaan badan hingga merasakan adanya benda yang mencurigakan di bagian selangkangannya.Hasmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *