Mengungkap Sengkarut Pengaspalan Lapangan Parkir GOR Singa Harau.

 

LimapuluhKota .Ovumnews.com– Sarilamak- Ditenggarai, kegiatan peningkatan pembangunan sarana dan prasarana olahraga oleh Dinas Pariwisata dan Olah Raga Kab. Limapuluh Kota, era Kepemimpinan Kadis Plt. Yatmiko sarat penyimpangan.

Pasalnya, selain adanya indikasi penyimpangan penjualan karcis masuk kawasan wisata Lembah Harau, kini terkuak pula adanya dugaan “Kongkalikong” Penunjukan Lansung (PL) rekanan CV. Abyan Group pekerjaan Pengaspalan Lapangan Parkir GOR Singa Harau dengan nilai Rp. 488.301.000 dengan dalih 3 kali gagal lelang.

Menurut Koordinator LSM Aliansi Masyarakat Peduli Rakyat (Ampera) Indonesia, Asril Tanjung. SH, berdasarkan hasil tim investigasinya menyimpulkan hal tersebut berpotensi dijerat UU Tipikor, karena diduga telah merugikan keuangan negara/ daerah.

Dipaparkan Asril, indikasi kolaborasi penyimpangan yang dilakukan PPK di Dinas Pariwisata dan Olah Raga Limapuluh Kota atas Penunjukan Lansung pekerjaan Pengaspalan Lapangan Parkir GOR Singa Harau ke rekanan CV. Abyan Group telah kangkangi Perpres 54 Tahun 2010, tentang Pengadaan Barang Jasa Pemerintah.

Selain itu, juga ditenggarai tidak tercapainya volume pekerjaan pengaspalan lahan Parkir GOR Singa Harau, dan juga memakai Hotmix dingin ( tidak dokumen kontrak-red), karena didatangkan dari AMP Bangkinang Kab. Kampar Riau, ujar Asril.

Ditegaskan Aktifis Peduli Lingkungan itu, akui pihaknya kini sedang menyusun resume temuan dugaan penyimpangan penggunaan APBD Kab. Limapuluh Kota TA.2017 juga peran aktif Konsultan Pengawas CV. Armina Plannos 99 akan laporkan kasus tersebut ke Kejaksaan Tinggi Sumbar, ujarnya.

Dilain tempat, Plt. Kadis Pariwisata dan Olah Raga Limapuluh Kota, Yatmiko dikonfirmasi via WhatShapp, sejak tgl, 22/12 seputar sengkarut pekerjaan pengaspalan lahan parkir GOR Singa Harau oleh CV. Abyan Group, hingga berita ini tidak memberikan tanggapan apa- apa. EB/yd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *