Menteri Berlabel, Publik Berhak Tahu

 

Jakarta.Ovumnews.com–Menteri kabinet pemerintahan Jokowi bertanda merah dan kuning dinilai berpotensi menjadi tersangka kasus dugaan korupsi.
Sebab, tanda merah beberapa menteri itu berdasarkan data-data yang telah dikantongi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ”Bahkan KPK didesak media dan masyarakat madani agar secepatnya membuka ke publik, para menteri yang bermasalah itu.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Hanura Syarifudin Sudding mengatakan, KPK ini lembaga yang punya data dari berbagai persoalan yang dihadapi, sehingga muncul stabilo merah dan kuning tersebut.
Nama Menteri yang Berlabel,Publik Berhak Tahu. Sebelum Kabinet Kerja Presiden Jokowi-JK diumumkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan ada beberapa nama calon menteri yang berlabel tanda merah atau kuning.

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyatakan sudah saatnya publik mengetahuinya sebab memang hak publik untuk mengetahui.

Harus, masyarakat harus tahu dan harus jelas siapa yang diberi tanda merah atau kuning itu oleh KPK,” ujar Fadli di Kompleks DPR RI Senayan, Jakarta, Senin (3/11)

Kata dia, jika sikap KPK tertutup seperti ini akan membuat spekulasi publik semakin liar. Oleh karenanya, ia berharap KPK mengakhiri spekulasi atau dugaan publik yakni dengan membuka nama menteri yang berlabel dua warna tersebut.

“Kalau begini, serba tidak jelas. Justru itu harus segera diungkap,” pungkas Fadli yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengakhiri. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *