Parit Diduga Dibuat Tidak Memadai Proyek PNPM Hancur Diduga Akibat Lemahnya Pengawasan Pemerintah Setempat,

 

Sumut.Ovumnews.com—Akibat lemahnya pengawasan pemerintah setempat adalah membuat jalan yang baru dibuat hancur ,terutama pengawasan camat dan walinagari harus focus untuk melakukan pengawasan terhadap proyek pemerintah tersebut ini adalah proyek milik pemerintah untuk rakyat yang dibiayai dari uang rakyat.

Hancurnya Proyek PNPM Desa Lau Tawar kecamatan Tanah Pinem kabupaten Dairi provinsi Sumut, diduga akibat lemahnya pengawasan waktu pelaksanaan pekerjaan,Batu yang telah disusun rapi hancur demikian rupa akibat pemadatan tidak dilakukan,tidak ada bahu jalan sebagai mana mestinya tidak sesuai kontruksinya ,untuk pemasangan batu pembuatan jalan baru.

Pembuatan parit saluran,tidak memadai menampung besarnya air dari atas bukit,karena saluran asal jadi dan dangkal kecil,besarnya air waktu turun hujan naik ke badan jalan membuat jalan baru hancur berantakan.

Pekerjaan perkerasan jalan Proyek PNPM (Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri di desa Lau Tawar kecamatan Tanah Pinem kabupaten Dairi provinsi Sumut yang diduga tidak sesuai spek.
Warga di desa tersebut menyampaikan pada kepada wartawan kemarin (8/2), bahwa proyek pembangunan jalan dimaksud terkesal asal jadi.

Dimana kondisi jalan sangat tidak layak untuk ukuran dan dana sebesar Rp.300 juta.bahwa beberapa bulan yang lalu dirinya pernah melaporkan bobroknya pekerjaan PNPM tersebut ke aparat kantor kecamatan Tanah Pinem, namun ternyata pihak kecamatan tetap saja meresmikan proyek ini.

Saya bersama warga kampung ini tidak akan berhenti,melihat proyek ini yang baru dibangun hancur berantakan, membuat masyarakat kecewa terhadap pelaksanaan proyek ini asal jadi yang dilaksakan oleh CV.Batu Persada (Mantan Kades Lau Tawar)

Menurut informasi warga desa tersebut mengatakan untuk proyek PNPM tersebut telah terjadi pemotongan 11,8 persen oleh pemerintah setempat.Ovn 03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *