Pasca Pelantikan 18 Pejabat Bupati Dituduh Teledor Angkat Oknum Amoral

 

Ovumnews.Com–Limapuluh Kota- Prosesi pelantikan 18 pejabat Eselon II dan IV di jajaran Pemkab Limapuluh Kota, Selasa, 8 November 2016 lalu, oleh Sekretaris Daerah, Yendri Thomas, berjalan sukses dan lancar. Namun, kini memunculkan rumor tak sedap terbitnya SK Bupati No. 821/1447/BKD-LK/2016 itu.

Berdasarkan temuan media ini, pasca pengangkatan dalam jabatan administrator Eselon III sebanyak 13 orang dan jabatan pengawas Eselon IV, 6 orang di Lingkungan Pemkab Limapuluh Kota itu, Bupati, Irfendi Arbi dituduh teledor. Apa pasal ?
Agaknya keteledoran Bupati, Irfendi Arbi, terkait terbitnya SK Bupati No. 821/1447/BKD-LK/2016, tanggal 8 November 2016 tentang pengangkatan jabatan administrator (eselon III) dan jabatan pengawas (eselon IV) di Lingkungan Pemkab Limapuluh Kota, oleh LSM Ampera Indonesia, disinyalir, “ Akibat nila setetes, rusak susu sebelanga”.

Sementara dari investigasi wartawan, katakan bahwa dari 13 pejabat eselon III Fidria Fala, Adrian Wahyudi, Saiful, Aneta Budi Putra, Ayu Mitria Fadri, Indrawati, dan Nursal. Kemudian Nur Akmal, Alfrizal, Akmal, Afrina, Syukri Anda, dan Ray Foster Wilmar, salah seorang pejabat itu disinyalir terkesan dipaksakan Bupati meduduki jabatan di pemerintahannya, sehingga menimbulkan rumor tak sedap di pemerintahan Irfendi- Ferizal itu.

Menurut catatan media ini tenggarai terkait terbitnya SK Bupati No. 821/1447/BKD-LK/2016, tanggal 8 November 2016 tentang pengangkatan jabatan administrator (eselon III) dan jabatan pengawas (eselon IV) di Lingkungan Pemkab Limapuluh Kota, berpotensi sarat KKN, karena diketahui salah seorang oknum pejabat Eselon III, yakni Akm, Kabid Pembinaan Pelayanan Rehabilitasi & Kelembagaan Sosial Dinsosnaker Limapuluh Kota, dituduh “Cacat Moral”, telah porakporandakan rumah tangga orang lain di kediamannya di Taeh Baru.

Tuduhan cacat moral oknum Akm, pejabat Eselon III di Sosnakertrans Limapuluh Kota itu, seperti dipaparkan oleh korban kebejatan Akm kepada seorang wanita setengah baya, E, 46 tahun sejak Februari 2016 rumah tangganya porak poranda ditinggal pisah suami tercintanya, J, 49 tahun, juga menanggung malu dikampungnya, demikian penuturan E kepada media ini.

Dipaparkan E, karena kepalang basah harus menanggung malu dan penderitaan sendiri, terpaksa ia beberkan petualang “Cinta Terlarangnya” bersama oknum Akm,52 tahun rentang waktu sejak Oktober 2013 lalu hingga Februari 2016, akhirnya terungkap oleh suami E, yakni sebut saja J.

Selama rentang waktu berlansungnya “Cinta Terlarang” antara E dan Akm alias Kmn, juga telah dikaruniai anak tiga putri, M, S serta F dari isterinya, Yt, salah seorang pengajar di SD No.01 Simalanggang Kec. Payakumbuh Limapuluh Kota, dengan terpaksa E paparkan, dirinya sering di satroni Kmn, oknum pejabat Sosnakertrans itu ke kediamannya secara sembunyi- sembunyi, dikala J, suami E diketahui bepergian keluar kota, demikian tutur E dengan berat hati.

Meskipun E akui, cinta terlarang yang dilakoninya dengan Kmn, adalah perbuatan terkutuk, serta akan berdampak tidak baik kelansungan rumah tangganya. Namun akibat segudang rayuan Kmn ketika itu, dipaparkan E adalah seorang ASN, di era pemerintahan Alis Marajo adalah pejabat Non Job, ketika menyatroni kamar E pada malam harinya, akan bertanggung jawabkan melakoni cinta terlarang itu, demikian ucap E terbata- bata.

Namun, apa lacur, imbuh E ketika perselingkuhan mereka diketahui suaminya J, dan sejak Januari 2016 lalu, meninggalkan dirinya bersama tiga buah hatinya itu, ternyata oknum mantan Ajudan Bupati Irfendi Arbi itu, ketika ditagih janjinya ingkari janjinya hingga detik ini, demikian sedih E.

Dilain pihak, Akm oknum pejabat, yang baru dilantik sebagai Kabid Pembinaan Pelayanan Rehabilitasi & Kelembagaan Sosial Dinsosnaker Limapuluh Kota, yang berhasil dihubungi media ini via ponsel +62813634703xx, meskipun awalnya membantah tuduhan dirinya selingkuhan dengan isteri orang, akhirnya akui perbuatan terkutuk itu sembari memohon hal tersebut tidak diekspose, demikian pinta Kmn, Selasa, 8 November 2016 lalu.

Terus, beberapa jam berlalu, oknum Kabid di Sosnaker Limapuluh Kota itu mengontak wartawan meminta bertemu, entah apa maksudnya dengan menawarkan dimanapun tempatnya yang ditentukan wartawan tidak dipenuhi.

Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, menurut pengakuan Kmn sebelum dilantik salah seorang Kabid di Sosnakertrans Limapuluh Kota, adalah Ajudan sebutkan telah mengetahui kemelut yang membelitnya, meskipun beberapa kali dihubungi ponselnya +62821710223xx juga pesan singkat, hingga berita ini terkesan bungkam berikan tanggapannya. Edwar

One Response to Pasca Pelantikan 18 Pejabat Bupati Dituduh Teledor Angkat Oknum Amoral

  1. aldi berkata:

    Astaghfirullah, ingat bapak wartawan, menulis berita tanpa bukti konkret itu sama dengan fitnah lo, tunggu azab dari Allah SWT..

     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *