Pavingblock Halaman Kantor DPRD Bolmong Hancur

 

Bolmong.Sulut.Ovumnews.com–. Proyek pavingblock di halaman Kantor dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) disorot wakil Ketua DPRD dari Fraksi Golkar Kadir Mangkat saat bersua di ruang kerja wakil ketua Kamran Podomi, dimana menurutnya proyek tersebut diduga asal jadi dan tak sesuai dengan spek.

Proyek tersebut dianggarkan melalui sekertariat DPRD pada tahun 2015 lalu, namun belum habis masa pemeliharaan yang jatuh pada bulan juni 2016 , pekerjaan tersebut sudah hancur .

Persoalan teknis dalam pelaksanaan dilapangan diduga tak mengacu pada standar spesifikasi teknis yang menjadi acuan dilapangan , contohnya , penggunaan pasir sebagai landasan untuk meletakan pavingblock (Pasir alas) menggunakan pasir pantai , padahal dalam standar pemasangan paving itu dimana Butiran pasir alas adalah pasir kasar dengan besar butir maksimum 9,5 mm seperti pasir beton, tajam, keras dan bersih dari lumpur, garam atau kotoran lain , dan Pada saat penebaran harus dalam keadaan kering atau kadar air kurang dari 10% dan bersifat gembur , ujar Mangkat.

Tidak adanya stamper (pemdatan pada paving sesudah paving itu terpasang) yang menggunakan baby roller , sehingga belum habis massa pemeliharaan proyek tersebut rusak .

Parahnya lagi pihak ketiga (kontraktor) terkesan tutup mata dan sengaja membiarkan proyek tersebut tak diperbaiki sampai habis masa pemeliharaan, padahal sudah jelas didalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 tahun 2015 dan dijelaskan lagi didalam kontrak kerja sama itu jelas sekali ditulis bahwa pihak kontraktor harus melaksanakan perawatan/pemeliharaan pekerjaan tersebut selama enam bulan terhitung bulan Januari sampai juni tahun 2016 , namun sampai masa pemeliharaan itu habis waktunya, kontraktor enggan untuk melakukan perawatan/pemeliharaan , tandas Mangkat.

Semenatar itu Sekertaris DPRD Yahya fasya selaku kuasa Pengguna Anggaran (KPA) saat dikonfirmasi terkait proyek pemasangan paving yang diduga asal jadi dan menjadi sorotan wakil ketua DPRD tersebut mengatakan , bahwa pekerjaan itu sudah sesuai RAB,Spec dan gambar .

Anggaran (pagu) dan siapa kontraktor yang melaksanakan pekerjaan tersebut , jawaban dari Sekwan “ saya lupa berapa anggaranya dan nama kontraktor serta perusahaanya , kalau ngak salah bahwa perusahaan tersebut asal dari Makassar , singkat Sekwan.Kontras/ovn03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *