Peduli Kesehatan Untuk Ibu hamil

 

Jakarta ovumnews.Com- Kementerian Kesehatan melaksanakan Kampanye Peduli Kesehatan Ibu yang dilaksanakan secara berkesinambungan selama 9 bulan yang menandakan masa kehamilan seorang ibu. Kampanye ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak terutama pada kelompok rentan yaitu ibu hamil, ibu bersalin dan bayi baru lahir. Rangkaian kegiatan ini dimulai pada tanggal 21 April 2014 bertepatan dengan Hari Kartini dan berakhir pada Hari Ibu pada tanggal 22 Desember 2014. Kegiatan ini dilakukan secara serempak di seluruh Indonesia melibatkan pemerintah Daearah, lintas sektor, organisasi profesi, donor, NGO serta dunia usaha.

Direktur Bina Kesehatan Ibu, dr. Gita Maya Koemara Sakti Soepono, MHA menjelaskan bahwa tujuan dari kampanye Peduli Kesehatan Ibu adalah mebangun kesadaran ibu hamil untuk memeriksakan kehamilan secara rutin, pergi ketenaga kesehatan bila terjadi bahaya kehamilan, bersalin difasilitas pelayanan kesehatan dan mengatur jarak kehamilan dengan ber-KB. Selain itu kmpanje inijuga mnekankan pada pentingnya eran suami, Keluarga serta masyarakat sebagia pendamping ibu haml selama masa kehamilan hingga persalinan.

Strategi kampanye melalui media sosial dan komunitas menjadi kegiatan bottom-up dan pilot project dalam meningkatkan peran serta komunitas. Strategi ini menghasilkan pemberitaan luas dan positif yang menggugah kesadaran masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. seSeain itu berbagai terobosan yg dapat dijadikan contoh upaya percpatan AKI dan AKB seperti kegiatan pendampinan yang merupakan kerjasama antara Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI, Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) dan didukung oleh Merck Sharp and Dohme (MSD).

CEO Yayasan Cinta Anak Bangsa, (YCAB), Veronica Colandam menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan ibu hamil di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Timur mengunakan konsep pendekatan edukasi, ekonomi dan kesehatan. Sebanyak 174 orang pendamping dari YCAB telah mendampingi 307 ibu hamil. Semuah ibu hamil tersebut melakukan pemeriksaan kehamilan difasilitas pelayanan kesehatan dan sebanyak 64 orang (20,58 %) telah bersalin dfasilitas pelayanan kesehatan. Koordinator “Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak”, Asteria Taruliasi Aritorang menyampaikan GKIA juga turun mendukung kampanye Peduli Kesehatan Ibu melalui berbagai program seperti Rumah Menyusu, 10 Langkah Menuju Ibu Menyusui, Pekan Asi Global dan Kampanye Kesehatan Ibu Dan Anak.

Kampanye peduli kesehatan ibu menjadi salah satu model kemitraan antara sektor swasta dan pemerintah untuk menjaring ibu hamil, bersalin dan nifas yang tidak datang difasilitas kesehatan serta menjaga agar mereka tida drop out. Untuk keberlangsungan program ini diperlukan dukungan dan komitmen dari Dnas Kesehatan dan Mitra lainnya. (pur-humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *