Pegawai BNN Mati Di Tembak

 

Kepri.Batam.Ovumnews.com—Pembunuhan terhadap Indria Kameswari (38), Pegawai Balai Diklat dan Rehabilitasi Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), di Lido Bogor, Jawa Barat, ternyata dibunuh oleh suami sendiri, bernama Mochamad Akbar alias Akbar (39) di Perumahan River Valley Blok B-2, di Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jumat (1/9) lalu dengan ditembak.
Terungkap setelah pihak kepolisian Subdit Jatanras Polda Kepri, dengan Satuan Reskim Polsek Bogor, berserta BNN berhasil menangkap si tersangka yang bersembunyi di Kavling Bengkong Wahyu, di RT 02 RW 17, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Minggu (3/9) sekitar pukul 23.30 WIB.

Irjen Pol Drs Sam Budigusdian MH Kapolda Kepri,juga didampingi Kasubdit 3 AKBP Aris Rusdyanto, serta Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga mengatakan, penangkapan pelaku pembunuhan tersebut setelah kepolisian melakukan olah TKP dan pengembangan. Kemudian setelah dianalisa didapati hasilnya, mengarah kepada orang terdekat korban, dan dilakukan pengejaran.

Kejadian sekitar pukul 07.00 WIB, dengan TKP Perumahan River Valley Blok B-2, di Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jumat (1/9) lalu. Usai beraksi pelaku Mochamad Akbar alias Akbar ini langsung kabur. Dan baru diketahui, setelah tetangga korban datang ke rumahnya,” kata Irjen Pol Sam Budigusdian kepada awak media, saat ekspos di Mapolda Kepri.

Untuk memuluskan aksi pelaku dalam melarikan diri tersebut, ia memalsukan identitasnya berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama orang lain bernama, H. Abdul Malik Azis SH.

Untuk mengelabui petugas, tersangka mengaku bernama H Abdul Malik Azis, lahir di Jakarta, Tanggal 17 Desember 1978, dan pekerjaan karyawan swasta, beralamat di Jalan Warakas I, Gang A Nomor 11, RT 09 / RW. 02, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priuk,” ungkap Kapolda.

Dengan pemalsuan identitas tersebut, imbuh Irjen Sam, akhirnya tersangka itu berhasil kabur ke Kota Batam dengan menggunakan pesawat udara, kemudian bersembunyi di Wilayah Kecamatan Bengkong.

Penyidik melakukan deteksi wajah di beberapa lokasi keberangkatan atau terminal akhirnya tim gabungan melakukan pengejaran ke Batam ini. Dan berhasil kita tangkap suami korban itu di Kavling Bengkong Wahyu RT 02/ RW 17, di Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong,” imbuh Kapolda.

Terkait apa yang menjadi motif atas kasus pembuhan seorang istri, oleh suami sendiri itu, pihak Polda Kepri belum dapat memastikan. Pasalnya, dalam kasus pembunuhan pegawai BNN tersebut, ditangani lansung oleh Polresta Bogor.

“Kita hanya membantu. Sebab lokus kejadian di wilayah hukum Polresta Bogor, dan pelaku sudah diberangkatkan lagi ke Bogor. Untuk motifnya hingga saat ini masih sedang didalami oleh Polresta Bogor,” papar Kapolda Kepri lagi.

Tapi, ujar Irjen Sam Budigusdian, berdasarkan hasil pemeriksaan serta analisa sementara, ada indikasi kuat bahwa pembunuhan terhadap korban Indria, telah direncanakan sebelumnya.

Berdasarkan hasil analisa sementara ada indikasi kuat pembunuhan terhadap korban Indria, sudah direncanakan sebelumnya. Makanya si tersangka sempat melarikan diri, serta mengganti identitasnya itu dengan menggunakan identitas orang lain,” ungkap Kapolda Kepri. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *