Pengerjaan Proyek Pagar Istana Pagar Ruyung Asal Jadi

 

Sumbar OvumNews Com–Pengerjaan proyek Dinas Parwisata Batusangkar, Tanah Datar, Provinsi Sumatra Barat yang dikerjakan kontraktor atau rekanan dinas tersebut adalah pagar pengaman objek wisata untuk masyarakat di Istana Pagarruyung, Batusangkar kabupaten setempat.
Proyek pembuatan pagar sekeliling Istana Pagaruyung tersebut terlihat dibeberapa titik, seperti di bagian samping objek wisata dan belakang Istana terkesan asal jadi. Selain itu pagar dari batu bata merah tidak diplaster pada bagian tiang pagar dan juga tidak dicat.
Seorang petugas pengamanan Istana, Rozi mengatakan proyek ini berdasarkan informasi yang dirinya peroleh akan dibongkar kembali tahun ini sebab proyek tidak siap sebagaimana mestinya.
“Tapi, untuk lebih jelasnya bapak bisa lansung tanya ke dinas yang bersangkutan,” ujar Rozi saat berbincang bersama RepublikNews.com kemarin.
Pengunjung yang berada di area wisata tersebut juga menilai jika melihat proyek yang dikerjakan kontraktor itu tidak bagus.
“Masa dikerjakan seperti proyek tambal sulam begini, padahal yang dikerjakan adalah pagar bukan jalan raya. Coba saja lihat pagar di bagian belakang Istana ini,” ujar salah seorang wisatawan, namun jati dirinya tidak ingin ditulis.
Aktivis LSM Ampera Indonesia, Arezon Andre SH menyikapi pengerjaan pagar Istana Pagaruyung tersebut menurutnya dikerjakan asal-asalan dan terkesan direstui PPK (Pejabat Pembuat Komitmen).
“Kita bisa lihat kenapa dibilang proyek asal-asalan, buktinya jelas telah terjadi pengurangan volume, terutama dalam memakai item-item material yang dibutuhkan untuk pagar,” ungkap Arezon kepada RepubliNews.com di Batusangkar, Kamis (25/9) .
Ia melanjutkan, sistem pengerjaan yang terlihat seperti itu, jelas merupakan tindakan merugikan keuangan negara dan kuat dugaan korupsinya.
“Apalagi, borok pekerjaan proyek pembuatan pagar ini terkesan direstui, sehingga, terindikasi telah menyalahi peraturan yang berlaku yakni UU No 31 Tahun 1999 jo UU no 20 tahun 2001,” pungkasnya. (hasmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *