Pengerjaan Proyek Pelabuhan Roro Penarik Dipertanyakan

 

Lingga Kepri.Ovumnews.com –Pekerja proyek pelabuhan Roll and Roll (Roro) di Penarik tidak gunakan pengaman pekerjaan. Hal ini mengancam keselamatan pekerja.
Sejumlah pekerja, terlihat berdiri diatas tiang-tiang pelabuhan yang sudah tertanam, sebagian juga berdiri di atas pelampung yang terbuat dari drum yang dirakit. Sayangnya, sejumlah pekerja tidak memiliki pengamam seperti safety belt, maupun pengaman kepala atau helm.
Konsultan Pengawas pekerjaan proyek tersebut, Nofendri menuturkan bahwa saat ini pekerjaan ini baru berlangsung selama 91 hari. “Kita masih menunggu alat-alat pailingnya dari Tanjungpinang. Dua hari lagi sampai,”ujarnya, Selasa (25/8)
Dijelaskannya, sejumlah pekerja yang tidak pakai safety tidak berbahaya. Karena hanya mengerjakan sedikit persiapan untuk pemasangan alat filnya. “Ini pekerjaan di laut. Kita sudah instruksikan. Kebetulan pekerjanya lokal,”imbuhnya.
Dikatakan nya, sebanyak 16 pancang pailing yang dipasang secara paralel. Namun alatnya belum sampai di Penarik. Selain gundukan pasir, dan tiang-tiang besi yang diduga untuk alat konstruksi pelabuhan masih terbengkalai disepanjang jalan menuju titik pelabuhan.
Begitu juga pengerjaan bangunan untuk pelabuhan seperti ruang tunggu juga sedang dikerjakan. Diketahui, proyek dermaga pelabuhan roro penarik tahap V ini menelan anggaran sekitar Rp9,622 miliar. Dengan kontraktor PT Karya Tunggal Mulya Abadi. Dan konsultan, PT Kiat Global Ismatika.
Sampai berita ini ditulis, pihak kontraktor belum memberikan keterangan terkait sejumlah pekerja yang tidak menggunakan safety tersebut.ovn03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *