Polda Kepri Penjarakan 115 Kurir Narkoba

 

Batam.Ovumnews.com—Satuan Jajaran Reserse Narkoba Polda Kepri mencatat dari Januari hingga Pertengahan Oktober 2016, pihaknya telah memenjarakan 115 kurir yang tersandung kasus Narkotika, diantaranya jenis Sabu, Heroin, Estasi, dan Ganja.

Lebih rinci disampaikan, pada Januari ada sembilan kasus dengan 11 orang tersangka, barang bukti 184,54 gram sabu dan 6.83 gram ganja. Sedangkan Februari ada 11 kasus dengan 14 orang tersangka, barang bukti 619,29 gram sabu dan 6.400 gram ganja. Sementara pada Maret 16 kasus dengan 16 orang tersangka, barang bukti 5.107 gram dan 25 butir ektasi.

April ada 15 kasus dengan 18 orang tersangka, barang bukti 1.810, 48 gram sabu dan 103.1 gram ganja. Sedangkan pada bulan May ada 12 kasus dengan 14 orang tersangka, barang bukti 507 gram sabu, 82,3 gram ganja dan 204 butir ektasi.

Juni ada 9 kasus dengan 11 orang tersangka, barang bukti 382,19 gram sabu dan 82,3 ganja. Juli ada 5 kasus dengan tersangka 6 orang tersangka, barang bukti 34,32 gram sabu dan 4.37 gram ganja. Pada Agustus ada 12 kasus dengan tersangka 17 orang, barang bukti 55,77 gram dan 37,68 gram ganja. Sedangkan September 1 kasus, tersangka 1 orang, BB, 228 gram sabu dan 13,51 gram ganja.

Hingga pertengahan Oktober ada 3 kasus dengan tersangka 3 orang dengan barang bukti 622,84 gram sabu. Total secara keseluruhan ada 93 kasus, tersangka 115 orang dengan BB, 10.055 gram sabu, 6.657,79 gram ganja dan 229 butir ektasi.

Hampir seluruh tersangka kasusnya naik di persidangan, hanya bebera tersangka menunggu P21,” kata Wadir Resnarkoba Polda Kepri, AKBP Hernowo Yulianto di ruangannya, Jumat (21/10).

Masih kata Dia, dari 115 orang tersangka lebih didominasi kurir antar daerah tujuan sumatera. Sekedar gambaran berapa nilainya, untuk jenis sabu saja lebih kurang 150 miliar.

Jajaran Reserse Narkoba Polda Kepri kembali memusnahkan 835 gram sabu, Jumat (21/10) di Mapolda Kepri. Barang haram yang dibawa oleh dua tersangka, masing-masing berinisial MA dan Hery yang diamankan sebulan lalu berasal dari Malaysia.

Barang haram senilai Rp1,2 miliar tersebut akan diedarkan diwilayah Sumatera. Pemusnahan sabu dilakukan dengan cara dilarutkan dalam air mendidih dalam tong besar, lalu dibuang dalam seftytank yang saksikan langsung pihak BC, Dinkes, Polda Kepri, Ditpam BP Batam, Kejaksaan, BP Pom dan Granat Kepri.Ovn03

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *