Polda,Pengusaha Jangan Takut Laporkan Pungli

 

Batam.Ovumnews.Com–Satuan Direktorat Kriminal Khusus Polda Kepulauan Riau berhasil membekuk Kepala Satuan Kerja Kantor Pelabuhan Laut Badan Pengusahaan Batam (BP-Batam) yang berada di Dermaga Batu Ampar, Kota Batam. Pelaku berinisial A ditangkap di lokasi pusat perbelanjaan di daerah Nagoya, Batam, sekitar pukul 16.20 WIB . (9/5/2017).

Polda Kepri mendapatkan informasi pelaku berinisial A ini sedang melakukan transaksi di daerah City Walk Nagoya. Saat ditangkap polisi, ditemukan sejumlah barang bukti berupa uang dan dokumen soal perizinan pelabuhan.

Menurut Dirkrimsus Polda Kepri Kombes Budi Suryanto, pelaku terkena operasi tangkap tangan saat melakukan kegiatan yang diduga pungutan liar. Pungli itu soal kelola izin di wilayah kerja Terminal Umum Batu Ampar, Kota Batam.

Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian penangkapan pungli yang dilakukan Adil Setiadi, Kepala Satker Pelabuhan Batuampar BP Batam, Selasa (9/5/2017). Kapolda menilai perilaku pungli Adil Setiadi adalah contoh dari masalah investasi di Kota Batam.
Yang dilakukan Kepala Satker BP Batam di Pelabuhan Batuampar , jika dibiarkan terus, maka investor akan malas ke Batam untuk berinvestasi.

Kalau sudah nggak ada investasi, ekonomi kita lemah. Inilah salah satu penyebabnya. Adanya pungutan-pungutan liar seperti ini. Ini sangat keterlaluan,”terang kapolda , saat ekspose poerkara, Selasa (9/5/2017).

Kapolda berharap dan meminta Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk benar-benar mel;akukan pengawasan ke dalam dan melakukan penyegaran.Kapolda meminta agar pimpinan Satker yang membidangi hal-hal yang sangat vital tidak diserahkan kepada sembarangan orang.

Karena, kalau tidak, maka lambat-laun akan berdampak buruk. Ini menyangkut citra Batam di mata investor,” katanya.Kapolda juga meminta pengusaha agar jangan segan-segan memberikan informasi bila menemukan pungli dimana saja.Baik di Batam maupun di seluruh wilayah hukum Kepri.

Selama ini ini pengusaha seolah dilematis mengadukan pungli yang mereka rasakan.Selain takut akan dipersulit di kemudian hari oleh pembuat kebijakan tertentu, juga karena hubungan emosional.

Kapolda ,Mulai sekarang adukan ke kami. Tim Saber yang akan bekerja, pelapor akan dirahasiakan. Karena, kalau tidak sekarang, kapan lagi? Jangan dibiarkan hal ini terus-menerus. Tak perlu takut,” jelas Polda Sam.Ovn03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *