Proyek Asal Jadi dan Proyek Fiktif Lembaga Investigasi BAPAN Sumbar Surati Kepala Balai

 

Padang .Ovumnews.com--Ketua DPD  BAPAN Sumbar. Ir Suparman, SH, MSi, MH , Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (BAPAN)  Sumatera Barat menyurati Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah II Sumatera Barat.  Terkait dengan proyek asal jadi dan proyek fiktif setelah melakukan investigasi atau penyelidikan antara Lubuk Selasih sampai batas Surian kemudian antara Surian sampai batas Jambi.

Selain itu, BAPAN juga menyurati Kepala ULP PUPR, PPK, Satker, PTK serta Pokja Jalan Nasional Wilayah II Sumatera Barat.

Ketua DPD BAPAN Sumbar, Suparman mengungkapkan pada pengerjaan paket proyek tersebut, hasil investigasi BAPAN menemukan pengaspalan badan jalan yang dipecing banyak yang tidak dikerjakan atau dikerjakan tapi tidak sesuai dengan ketentuan.

Pelebaran perkerasan dan bahu jalan, pembuatan drainase galian saluran air, pasangan batu dengan mortal dan ketebalan aspal semuanya tidak sesuai spek. Juga penghamparan aspal dilaksanakan ketika hari hujan sehingga mutu aspal tidak berkualitas dan banyak yang bergelombang.

Suparman menjelaskan proyek yang dikerjakan asal jadi dan proyek fiktif adalah merugikan keuangan negara. Sehingga dapat dijerat  secara pidana, sebut tokoh anti korupsi nasional yang juga seorang ahli hukum ini.

Bukti-bukti serta hasil investigasi BAPAN Sumbar yang telah menyimpang dalam pelaksanaan proyek pembangunan jalan antara Lubuk Selasih sampai batas Surian kemudian antara Surian sampai batas Jambi. Diduga dilakukan oleh pihak kontraktor serta dugaan konspirasi dengan pihak pengawas dalam melaksanakan pembiayaan.

Menurut kepala Bapan Sumbar ir Suparman..lebih dari 6 perpaket proyek Balai akan makan korban. Dimana beberapa Tim ahli melakukan investigasi  yang didampingi langsung oleh ketua Bapan sumbar.

Banyak kita temukan proyek-proyek fiktif serta keterlambatan dalam pengerjaannya,  yang seharusnya selesai bulan Desember namun pada bulan maret proyek ini masih mereka kerjakan ungkapnya

Lebih lanjut ketua Bapan Sumbar mengatakan juga terjadi lelang sampai 2 kali, diproyek yang sama,  dimana tahun 2017 lelang dan tahun 2018

Tahun 2018.lelang lagi yg ke 2 kalinya diproyek yg sama.. Sementara proyek tahun 2017.tidak selesai bahkan di jalan aspal yg perlu dipecing tidak dipecing akhirnya belum beberapa bulan siap dikerjakan sudah hancur lagi jalan tersebut

Wakil Ketua DPD BAPAN Sumbar, Zainal Abidin menjelaskan hasil investigasi BAPAN yang pengerjaannya dilakukan oleh PT. Tri Jaya Putra dan PT.Rimbo Paraduan dikantornya Jl. Pemuda Dalam No. 11 B Padang.

Ada sebanyak 8 (delapan) paket dalam investigasi kami antara Lubuk Selasih sampai batas Surian kemudian antara Surian sampai batas Jambi yang menyimpang dan tidak sesuai pedoman spesifikasi dalam dokumen lelang. Kemudian pengawas pekerjaan dinilai tidak bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku”, terangnya.

Juga ditambahkan Zainal sesuai dengan bukti-bukti yang didapat serta hasil investigasi BAPAN, telah terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek pembangunan jalan yang diduga dilakukan oleh pihak kontraktor serta dugaan konspirasi dengan pihak pengawas dalam melaksanakan pembiayaan.

Sehingga, BAPAN sebagai lembaga investigasi merupakan lembaga independen yang bekerja secara profesional harus menegakkan dan mengungkap keadilan dengan sebenar-benarnya tanpa ada yang ditutup tutupi. Sesuai dengan visi BAPAN untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari praktek KKN serta pungli demi kedaulatan, kesejahteraan dan keadilan yang makmur bagi seluruh rakyat indonesia dalam wadah NKRI berdasarkan amanat UUD RI 1945.HS

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *