Proyek Jalan Ruas KP Kadok – Lubuk Karak Pasaman Amburadul Ala CV Umega

 

Pasaman.Ovumnews.Com--Proses pekerjaan peningkatan ruas jalan kampong Kodok – Lubuk Karak, Kecamatan Simpati,Pasaman Barat yang dilaksanakan oleh CV. Umega dengan nilai Rp.439 juta dana APBD Pasaman 2017, dikerjakan asal jadi.

Meskipun, kontraknya berakhir 23 Desember tahun 2017 ini, namun hasil pekerjaannya kini, sebatas pengerasan belum keras alias lembut.

Hasil investigasi Ovumnews.com, di lokasi proyek tersebut, selasa 5 Desember 2017 banyak bagian pekerjaan yang terban di bagian pinggirannya. terlihat dibadan jalan baru ditimbun dengan campuran bebatuan bulat , pasir dan tanah lumpur.

Bagian pinggiran jalan banyak yang terban. Begitu juga dengan badan jalan, terlihat masih lunak dan bergerak bila dilewati kendaraan .

Sebelum ke lokasi, sempat dipertanyakan pada Faisal, selaku pengawas proyek tersebut. menurutnya, proses pekerjaan sudah selesai di Best dan termasuk pengerasaannya. Namun nyatanya, yang ada cuma timbunan, yang dominan dicampur pasir.

Sementara, campuran bebatuannya banyak yang besar (3/4) dan menurut masyarakat setempet tibunan diambil dari sungai dengan alat berat dan tidak memiliki izin serta pekerjaan jalan ruas jalan Kp Kodok – Lubuk Karak buntu ke arah sungai dan tekesan mubazir .

Waktu investigasi didamping oleh Surya Darma Selaku koordinator GNPK, yang juga berada di lokasi, sangat menyayangkan proses pekerjaan peningkatan jalan di Kecamatan Simpati itu.

Menurutnya, dari proses tahapan pekerjaan yang dilaksanakan CV. Umega itu, terlihat ada kesengajaan untuk memainkan specknya, sehingga hasil sementaranya sudah mulai banyak yang terban dan terkesan berlumpur. Dan jelas, bila nantinya di aspal, tak akan bertahan dan cepat ambruk.

Andaikan hal ini tetap dilanjutkan pengaspalannya, maka kami dari GNPK akan melaporkannya ke pihakKejaksaan setempat, tegas Surya Darma. Sementara, Khairul, selaku PPTK bidang Bina Marga Dinas PU dan Tata Ruang Pasaman,ketika dihubungi lewat ponselnya, mengakui belum mengetahuinya. “Sebaiknya,hubungi saja kontraktornya”, pintanya. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *