Proyek Misterius PDAM Payakumbuh Di Balai Panjang Limbukan.

 

Payakumbuh.Ovumnews.com- Agaknya patut diduga telah terjadi indikasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme terhadap pengelolaan manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Payakumbuh.

Investigasi media ini pada TA 2017 PDAM Kota Payakumbuh dibawah pimpinan Direktur Herry Iswahyudi, ST didapat informasi ada pekerjaan Pemanfaatan Sumber Mata Air sebagai Sumber Air Baku PDAM dilokasi tanah milik Syahril, Mamak kepala Kaum Dt.Sati Nan Balapiah, suku Sikumbang, Koto Limbukan di Kelurahan Balai Panjang Payakumbuh Selatan ( dipinggir Batang Agam) diareal tanah 80 m2. Konon pemakaian dana PDAM TA.2017 dituduh sarat KKN serta pengelolaannya diduga misterius.

Berdasarkan informasi dari masyarakat diseputar lokasi pekerjaan rencana Pemanfaatan Sumber Mata Air sebagai Sumber Air Baku PDAM, yang telah dimulai oleh perusahaan asal Padang itu, konon di pakai Boy Sandi yang disebut- sebut adalah Menantu, Adrian Danus ( Dewan Pengawas PDAM- red).

Pengamatan media di lokasi pekerjaan Sumber Air Baku PDAM yang ditunjukan sumber, juga disebutkan memanfaatkan dana PDAM TA. 2017 dan masih dikerjakan pada TA.2018, berapa hari lalu media hanya saksikan pekerjaan sebatas penggalian lubang seukuran 2 x 2 m serta kedalam 1 m secara serampangan.

Terkait dari temuan media, terhadap pemanfaatan dana PDAM TA.2017 dituduh sumber Misterius” itu, karena di lapangan masyarakat tidak menemui plang pekerjaan yang dituduhkan sarat KKN, karena juga pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Boy Sandi, notabene adalah menantu Adrian Danus, Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Pemerintah Kota Gelamai itu, bisa disikapi Institusi Penegak Hukum negeri, pinta Zulfahmi. SH, aktivis Anti Korupsi di Padang via ponsel kepada wartawan.

Direktur PDAM Kota Payakumbuh, Herry Iswahyudi. ST yang berusaha dimintakan konfirmasinya via WhatsApp pribadinya seputar rumor tak sedap terhadap pekerjaan Pemanfaatan Sumber Mata Air untuk Sumber Air Baku PDAM di lahan pertanian milik Sharil dipinggir Batang Agam Kelurahan Balai Panjang Kenagarian Limbukan Payakumbuh Selatan, ditenggarai berpotensi dijerat UU TIPIKOR, meskipun telah dibaca tapi hingga berita ini, terkesan bungkam.Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *