Proyek Peningkatan Jalan Jalur Lambat 2016 Milik BP Batam Retak-retak

 

Gila!Masih hitungan Minggu Proyek Peningkatan jalan Belakang SPBU Simpang Jam Retak Retak yang dikerjakan CV. Otniel Bangun Utama.

Batam Ovumnews.Com-Permainan proyek terjadi kembali di BP Batam Kota Batam Propinsi Kepri.Kali ini yang dimaikan oleh kontraktor nakal yang mencari keuntungan semata,tampa memikirkan mutu dan kualitas pekerjaayakni,proyek peningkatan jalan yang berada di belakang SPBU Simpang Jam buktinya masih hitungan minggu siap dikerjakan CV.Otniel Bangun Utama sudah retak menunggu kehancuran..

Proyek pisik pembangunan milik BP Batam tahun 2016 dengan pagu dana Rp.1.588.046.400 berbuah masalah,pasalnya proyek dengan jenis kegiatan pembuatan jalan rabab beton tersebut diduga telah menyimpang dari bestek dan gambar bestek

Buktinya,hasil investigasi 10/06 dari lokasi proyek terlihat proyek jalan yang sudah siap berapa minggu belum dipergunakan ,dipermukaan jalan terlihat jalan tersebut retak-retak di berapa titik.

Jalan sepanjang ratusan meter terlihat hamparan radimix bergelombang.diduga ketebalannya dimaikan.juga dipermuakan jalan yang baru siap di berapa titik ada penurunan permukaan jalan.

Proyek Milik (BP) Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Umum.Pembangunan peningkatan jalan jalur lambat Belakang SPBU Simpang Jam Baloi milik BP Batam Tahun anggaran 2016.

Proyek dengan Nomor kontrak,5127.005.001.A/D.15.15./PPK-PNBP/4/2016 Tanggal Kotrak 05 April 2016.Nilai kontrak.Rp.1.588.046.400.dengan Kontraktor Pelaksana.CV.Otniel Bangun Utama Waktu pelaksana 90 hari kalender konsultan pengawas dipertanyakan.

Lihat saja walau ada papan indetitas dipasang namun salah satu dari tulisan yang seharusnya dituliskan tidak dituliskan seperti konsultan pengawas

Proyek yang dimulai 5 April 2016 jangka waktu 90 hari kalender pekerjaan pisik sudah kelihatan retak-retak ,kuat dugaan pekerjaan tidak dilaksanakan sesuai perencanaan ditambah pula dengan pemakain material yang ditangarai tidak sesiai dengan spesifikasi tehnis.

Kuat dugaan dibalik retaknya bangunan jalan tersebut yang belum dimampaatkan itu akibat tidak matangnya perencanaan oleh pemilik proyek.

Terbukti dengan bangunan yang baru berapa hari dikerjakan sudah retak-retak.
Petugas tehnis yang dipercaya di BP tersebut bagian jalan di duga merestui untuk pekerjaan yang begitu bentuk hasilnya.

Wajar saja,proyek masih hitungan minggu sudah retak-retak-membuat LSM Ampera Indonesia Arezon Adre SH,termasuk LSM Liram kepri Irwansyah.katanya proyek ini asal jadi.minsalnya tidak pakai takaran untuk adukan dan ini dapat dari pekerjaan dan hasil pekerjaan.dan adukan semen sangat rapuh dan kurang tebalnya radimix yang dihamparkan..

Kita menduga retak-retaknya jalan yang baru siap dikerjakn ini juga bagian pembesian yang kurang jaraknya dari yang telah ditentukan serta tanah dasar labil dan sebagai membuat permuaan jalan yang baru di semen ini retak-retak.

Atas kejadian tersebut kita minta kepada LSM yang berada di kepri ini terutama di Batam ,berharap ketegasan yang serius untuk meninjak lanjuti persoalan ini .

Selaku bagian dari masyarakat yang setiap hari berada di Batam berharap kepada pemerintah yang telah memberikan dan menganggarkan dana untuk Masyarakat yang Berada Di Kota Batam ini.kami ucapkan terima kasih.

Namun persoalan yang terjadi pada pekerjaan yang amburadul ini,harus ada ketegasan dari pihak ,Kapan perlu kalau ditemui ada pengurangan volume baik pada mutu atau materialnya masukan dalam penjara biar kontraktor nakal tersebut biar jera.Hasmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *