PT Lion Metal Works Akan Tambah Pabrik Di Surabaya

 

Jakarta,Ovumnews–Sejak tahun 1972 PT Lion Metal Works Tbk didirikan dengan nama PT Lion Metal Works memproduksi peralatan perkantoran, peralatan rumah sakit, brankas dan peralatan sistem pengamanan, peralatan pergudangan, bahan bangunan dan kontruksi seperti , Pintu tahan api, sistem penyangga kabel, rangka atap baja ringan, bangunan rumah serta sekolah baja tahan gempa dalam rapat umum pemegang saham di Hotel JW Marriot Jakarta kemarin.
Pada tahun 2013 lalu penjualan bersih perseroan sebesar Rp 333,67 miliar. Penjualan itu hampir sama dan sedikit menurun sebesar 0,07 persen dibanding tahun lalu. Sementara laba komprehensif sebesar Rp.64,76 miliar
Hadir dalam rapat tersebut diantaranya adalah Dewan Komisaris yaitu Komisaris Utama Cheng Yong Kwang, Komisaris Lee Whay Keong, Komisaris Independen Joseph Tjandradjaja. Direksi antara lain, Direksi Utama Cheng Yong Kim, Direktur Lim Tai Pong, Ir Krisant Sophiaan Msc, Lawer Supendi dan Komite Audit terdiri dari Ketua Joseph Tjandrajaja, anggota Irianna Halim Saputra SE, serta Syarifudin Zuchri SE.
Hasil rapat umum pemegang saham tahunan itu menyetujui penetapan penggunaan keuntungan antara lain: a. Pembagian dividen tunai sebesar Rp 400, setiap saham atau seluruhnya sebesar Rp20.806.400.000 sebelum dipotong pajak yang akan dibayarkan atas 52.016.000 saham, b.Sebesar Rp 500.000.000 digunakan untuk pembentukan cadangan wajib, untuk memenuhi ketentuan pasal 70 Undang-Undang PT No.40 tahun 2007 dan c. sisanya sebesar Rp 43.454.950.816 dimasukkan sebagai laba yang ditahan.
Direktur Utama Lion Metal Cheng Yong Kim mengatakan saat ini perusahaannya tengah mencari lahan yang cocok untuk di bangun pabrik baja menjadi tiga unit. Adapun dua unit lainnya, berada di wilayah Cakung, Jakarta Timur, dan Purwakarta, Jawa Barat. Rencananya perusahaan ini akan membangun satu pabrik baru di wilayah Surabaya.
Perusahaan sendiri menyatakan siap menggelar investasi sebesar Rp 40 – 50 miliar guna mendapatkan lahan dengan luas sekitar 2,5-5 hektar di Surabaya. Dan dana pembangunan pabrik itu akan disiapkan dari kas internal perseroan pada kuartal I – 2014, kas dan setara kas perseroan tercatat sebesar Rp 193,4 miliar.
Sebelum lahan di dapat, Lion Metal untuk sementara waktu menyewa bangunan pabrik seluas 4.140 meter persegi di kawasan Tanggulangin, Sidoarjo.
Relokasi Pabrik Di Porong sebagai tindak lanjut dari peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 68 tahun 2011 tentang pembayaran ganti rugi daerah terdampak semburan lumpur Lapindo dan dinyatakan sebagai daerah berbahaya yang harus di kosongkan. Maka pada akhir Desember 2013 pabrik yang terletak di Porong untuk sementara waktu telah dipindahkan ke Tanggulangin, Sidoarjo.
Sementara waktu perseroan telah menyewa bangunan pabrik seluas 4,140 M2 untuk selama jangka waktu 2 tahun guna menjalankan seluruh kegiatan produksi pada akhir Desember 2013 seluruh mesin-mesin telah di relokasi ke pabrik di Tanggulangin
Pada tahun 2013 perseroan melakukan pengembangan pabrik di Purwakarta yang akan memulai produksi komersial pada bulan September tahun 2014, adapun belanja modal/ capital expenditure pada tahun 2013 untuk pembelian mesin-mesin produksi mencapai sebesar Rp 35 miliar. Sementara itu untuk pembangunan pabrik dilaksanakan oleh anak perusahaan PT Singa Purwakarta Jaya.
Pabrik “A” seluas 6,048 M2 dimulai bulan Oktober 2013 dengan biaya sebesar Rp 21, 6 miliar. Kemudian di lanjutkan pembangunan pabrik “B’seluas 5,184 M2 pada Januari 2014 dengan biaya sebesar Rp 18,9 miliar yang akan selesai pada bulan Agustus 2014. Dengan demikian total luas pabrik A dan B sebesar 11,232 M2. Dengan target berkisar 20 persen hingga 30 persen dan berharap pabrik baru akan terus bertambah setiap tahunnya. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *